Pemilu 2024

Lebih dari 500 Penyelenggara Pemilu Tumbang, Dua Meninggal Dunia

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 15 Februari 2024 18:05

Ilustasi pemilihan umum. (Int)
Ilustasi pemilihan umum. (Int)

Trotoar.id, Makassar – Pasca-pelaksanaan pencoblosan dan perhitungan suara pada Pemilu 14 Februari 2024, tercatat sebanyak 536 kelompok penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS) mengalami kelelahan yang cukup parah.

Dua di antaranya bahkan dikabarkan meninggal dunia, sementara sisanya harus menjalani perawatan medis di rumah sakit dan puskesmas di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan mengungkapkan bahwa tidak hanya penyelenggara KPPS dan Bawaslu, tetapi juga sejumlah pemilih, petugas keamanan, dan saksi mengalami kelelahan akibat tugas mereka pada hari pemungutan suara.

“Dari total 536 orang KPPS yang dilaporkan tumbang, terdapat 63 orang dari Bawaslu, 77 Linmas, 36 petugas, 14 PPK, 109 PPS, dan 93 orang saksi,” ungkapnya.

Mereka yang mendapat perawatan di rumah sakit dan puskesmas telah diberikan perawatan maksimal oleh tim medis setempat. Hasil diagnosa dokter menyatakan bahwa kelelahan atau kecapean merupakan penyebab utama dari kejadian tersebut.

Tim kesehatan Pemilu 2024 masih terus memantau kondisi kesehatan para penyelenggara Pemilu. Mereka siap bertugas di seluruh tempat pemungutan suara hingga proses rekapitulasi suara selesai.

“Dengan kesigapan tim kesehatan di daerah, mereka bekerja dengan penuh dedikasi. Mereka akan terus bertugas beberapa hari ke depan,” ujar seorang petugas kesehatan.

Harapan besar diungkapkan oleh Ishaq, untuk mencegah terulangnya kejadian serupa dengan Pemilu sebelumnya di mana lebih dari 800 petugas KPPS meninggal dunia karena kelelahan.

“Pemilu tahun ini, kita berharap tidak akan menyaksikan tragedi yang sama. Semoga tidak ada korban jiwa,” katanya.

Sebelumnya, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, telah memperingatkan akan kemungkinan petugas KPPS jatuh sakit saat hari pemungutan suara. Ia meminta kepada seluruh kabupaten dan kota untuk menyiapkan tenaga medis di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Tim kesehatan kami sudah siap untuk mengantisipasi hal ini. Saya mengajak semua tim kesehatan di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota untuk memberikan pelayanan terbaik kepada penyelenggara pemilu,” tegasnya.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Politik01 Agustus 2026 17:57
Formatur Rampungkan 80 Persen Struktur DPD I Golkar Sulsel, Keterwakilan Perempuan Jadi Prioritas
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Formatur penyusunan struktur kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulawesi Selatan terus menuntaskan ...
Politik01 Agustus 2026 17:11
Struktur DPD I Golkar Sulsel Hampir Rampung, Ilham Arief Sirajuddin Pastikan Keterwakilan 30 Persen Perempuan
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Formatur penyusunan kepengurusan DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan terus mengebut finalisasi struktur organisasi untuk...
Parlemen01 Agustus 2026 17:07
Andi Iwan Darmawan Aras Tinjau Pembangunan Stadion Sudiang, Target Rampung 2027
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), meninjau langsung progres pembangunan Stadion Sudiang di Makassar...
Metro01 Agustus 2026 16:04
Dari Halaman Rumah, Gerakan Pak Udin Menginspirasi Makassar Kelola Sampah Organik
Makassar, Trotoar.id – Di tengah padatnya permukiman Kota Makassar, sebuah rumah sederhana membuktikan bahwa perubahan besar tidak selalu lahir dari...