PKK Sulsel dan BNN Berkolaborasi dalam Program Pencegahan Peredaran Narkoba

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 15 Maret 2024 16:15

Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan menjalin kerja sama dalam upaya pencegahan peredaran narkoba.
Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan menjalin kerja sama dalam upaya pencegahan peredaran narkoba.

Trotoar.id, Makassar – Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan menjalin kerja sama dalam upaya pencegahan peredaran narkoba.

Beberapa program yang dimiliki oleh PKK Sulsel akan diintegrasikan dengan program-program yang dimiliki oleh BNN.

Kerjasama ini diumumkan dalam pertemuan silaturahmi antara Kepala BNN Provinsi Sulsel, Brigjen Pol Guruh Ahmad Fadiyanto, dan jajarannya dengan Penjabat Ketua TP PKK Sulsel, Sofha Marwah Bahtiar, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, pada Jumat, 15 Maret 2024.

Sofha Marwah menjelaskan bahwa PKK dan BNN di tingkat pusat sebelumnya telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). Oleh karena itu, ia menyambut baik rencana kolaborasi dan sinergi antara kedua instansi tersebut.

“PKK telah aktif melakukan edukasi di sekolah-sekolah mengenai berbagai hal. Ke depannya, kami berencana untuk bekerja sama dengan BNN dalam melakukan sosialisasi kepada para pelajar agar menjauhi narkoba,” ujar Sofha Marwah.

PKK memiliki program ketahanan keluarga yang berkaitan dengan upaya mewujudkan keluarga yang bebas dari narkoba.

“Kami di PKK siap untuk berkolaborasi dengan BNN dalam hal ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Sulsel, Brigjen Pol Guruh Ahmad Fadiyanto, menyatakan bahwa BNN dan PKK memiliki program-program yang sejalan dalam memperkuat ketahanan keluarga.

“Kami akan mengintegrasikan dan mengkolaborasikan program-program kami untuk memperkuat upaya pencegahan peredaran narkoba di wilayah ini,” kata Brigjen Guruh Ahmad Fadiyanto.

Ia juga menyoroti keterlibatan perempuan dalam kasus narkoba, di mana jumlahnya cukup signifikan, hampir mencapai 1 persen.

“Keterlibatan perempuan, termasuk ibu-ibu, dalam kasus narkoba cukup besar. Kami perlu mencegahnya bersama-sama agar tidak semakin meluas, dan kami berharap dukungan dari PKK dalam hal ini,” tambahnya. (*)

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Agustus 2026 19:36
Jelang Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional, 1.157 Peserta Ikuti Defile di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebanyak 1.157 peserta yang tergabung dalam 117 kafilah dari 38 provinsi serta 79 kementerian dan lembaga mengikuti Defile Ka...
Metro24 Agustus 2026 18:33
Pemkot Makassar Sambut 1.157 Peserta MTQ VIII KORPRI Nasional Lewat Defile Kafilah
MAKASSAR, Trotoar.id — Defile kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 resmi dil...
Metro24 Agustus 2026 17:29
Jufri Rahman Soroti Tantangan AI, Minta ASN Tetap Pegang Etika dan Integritas
MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman menyoroti pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial in...
Politik24 Agustus 2026 17:00
Jelang Pemilu 2029, Gerindra, Golkar dan PDIP Sulsel Pasang Target Tinggi
MAKASSAR, Trotoar.id — Jelang Pemilu 2029, sejumlah partai politik di Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik dengan memasang target peroleh...