Pemprov Sulsel

Pj Gubernur Sulsel Ajak Masyarakat Pulihkan dan Lestarikan Lingkungan

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 05 Juni 2024 18:43

Pj Gubernur Sulsel  Ajak Masyarakat Pulihkan dan Lestarikan Lingkungan

Teotoar.id, Pangkep – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan pemulihan dan pelestarian lingkungan melalui Gerakan Sulsel Menanam.

“Mari kita melakukan pemulihan dan pelestarian lingkungan. Pemulihan dan pelestarian lingkungan ini sangat mendasar, dan sebagai upaya untuk menurunkan emisi rumah kaca,” kata Prof. Zudan dalam sambutannya pada peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Kantor PT Semen Tonasa Indonesia, Pangkep, Rabu, 5 Juni 2024.

Menurut Prof. Zudan, berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), terdapat 2,1 juta kepala keluarga di Sulsel.

Dengan jumlah ini, apabila setiap keluarga menanam satu pohon dalam sebulan, maka akan ada 2,1 juta pohon baru yang tumbuh di Sulsel.

“Jadi dengan menanam 2,1 juta, 2,4 juta, atau bahkan 3 juta pohon per bulan, Sulawesi Selatan akan memiliki kualitas oksigen yang sangat baik. InsyaAllah kita semua akan panjang umur,” kata Prof. Zudan.

“Nantinya, Sulawesi Selatan dapat menjadi destinasi wisata kesehatan dengan kualitas oksigen terbaik. Kita akan mengatakan kepada orang-orang, jika ingin sehat dan mendapatkan oksigen terbaik, datanglah ke Sulawesi Selatan,” tambah Prof. Zudan.

Target dari peringatan Hari Lingkungan Hidup ini, sesuai arahan dari Menteri KLHK RI, Prof. Dr. Siti Nurbaya, adalah pemulihan dan pelestarian lingkungan hidup serta penurunan emisi rumah kaca.

“Pemulihan lingkungan, pelestarian lingkungan, dan penurunan emisi rumah kaca, salah satu yang harus kita lakukan adalah memperbanyak ekosistem ekonomi hijau dan ekonomi biru,” tutur Prof. Zudan.

Untuk jenis pohon, masyarakat dapat memilih berbagai jenis seperti padang lamun, mangrove, pohon buah-buahan, dan lainnya.

“Bapak dan ibu, mari kita tunaikan Gerakan Sulsel Menanam. Silakan menanam rumput laut, padang lamun, mangrove, buah-buahan, kelapa, pisang, sukun, durian. Yang tidak boleh adalah tidak menanam,” pesan Prof. Zudan.

Sebanyak 24 daerah di Sulsel kompak melakukan penanaman sejumlah pohon. Antara lain Kabupaten Maros 2.000 pohon, Takalar 3.000 pohon, Soppeng 5.000 pohon, Bulukumba 10.000 pohon, Luwu Utara 1.400 pohon, Kota Parepare 2.000 pohon, Toraja Utara 3.000 pohon, dan seluruh daerah lainnya hadir secara virtual dalam acara tersebut.

“Terima kasih kepada semua Kabupaten/Kota se-Sulsel dan seluruh masyarakat Sulsel yang sudah memulai langkah menuju ekonomi hijau dan ekonomi biru,” pungkasnya.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro27 Agustus 2026 20:37
14 Tim Bersaing di Babak Penyisihan Haflah Tilawah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026 di Pangkep
PANGKEP, Trotoar.id — Sebanyak 14 tim unjuk kemampuan dalam babak penyisihan Cabang Haflah Tilawah Al-Qur’an pada MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional...
Daerah27 Agustus 2026 19:31
Jejak JICA 30 Tahun di Barru, Dari Air Bersih hingga Peluang Kerja ke Jepang
BARRU, Trotoar.id — Jejak kerja sama Kabupaten Barru dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) kembali terungkap setelah sejumlah alumni ...
Metro27 Agustus 2026 18:34
Buka Citra Beauty Fair 2026, Aliyah Mustika Ilham Dorong Industri Kecantikan dan Ekonomi Lokal
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham membuka secara resmi Citra Beauty Fair 2026, Rabu (26/8/2026). Ajang yang digel...
Daerah27 Agustus 2026 16:31
Wamendagri Bima Arya Belanja di Stan Sidrap, Produk Lokal Curi Perhatian di AOE 2026
TANGERANG, Trotoar.id — Stan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi salah satu titik yang menarik perhatian dalam Apkasi Otonomi Expo 2026 (AO...