Trotoar.id, Makassar, – Kepala bidang Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan, Masdaidi, mewakili Kepala Dinas resmi membuka Kegiatan penyusunan rencana kerja unit pengawasan ketenagakerjaan.
Dalam kegiatan ini, disampaikan harapan agar Rencana Kerja Unit (RKU) Pengawasan dapat terlaksana dengan baik.
Salah satu tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memfasilitasi pendataan perusahaan secara online melalui aplikasi Wasnaker, sebuah sistem yang dirancang untuk menyimpan dan mengolah data mengenai perusahaan.
Dengan sistem ini, diharapkan proses pengawasan ketenagakerjaan dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.
Narasumber dalam kegiatan ini memberikan berbagai wawasan dan strategi untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi Wasnaker, sehingga pendataan perusahaan dapat dilakukan secara akurat dan real-time.
Kehadiran berbagai pihak terkait dalam acara ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pengawasan ketenagakerjaan di Provinsi Sulawesi Selatan.
Masdaidi, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kolaborasi antara berbagai instansi sangat penting untuk mencapai tujuan ini.
“Dengan adanya sistem pendataan online melalui aplikasi Wasnaker, kita berharap dapat mempermudah proses pengawasan dan meningkatkan akurasi data yang kita miliki,” ujarnya.
Acara ini menjadi langkah awal yang penting dalam upaya peningkatan kualitas pengawasan ketenagakerjaan di Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung perkembangan sektor ketenagakerjaan di wilayah tersebut.
Sulsel melalui data Wajib Lapor Ketenagakerjaan sampai saat ini jumlah perusahaan yang terdaftar sebanyak 40.429 perusahaan, dengan klasifikasi usaha mikro
sebanyak 37.292 perusahaan, usaha kecil sebanyak 1.507 perusahaan, usaha menengah 1.204 perusahaan dan usaha besar sebanyak 426 perusahaan, dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 199.926 orang yang terdiri dari tenaga kerja laki-laki sebanyak 147.900 orang dan tenaga kerja perempuan sebanyak 52.026 orang.
Begitu pula data kecelakaan kerja yang terjadi, menurut data dari BPJS ketenaga-kerjaan sampai April 2024 angka kecelakaan kerja yang terjadi sudah 704 kasus dengan jumlah santunan sebesar Rp. 10.559.470,930,-.
“Besar harapan saya,kegiatan ini bisa memberikan kontribusi yang positif khususnya unit pengawasan ketenagakerjaan ini dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam,”Pungkasnya
SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun…
SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali…
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…
This website uses cookies.