Pemprov Sulsel

Wakili Mendagri, Prof. Zudan Hadiri Peresmian Gedung Baru UT di Makassar

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 11 Juli 2024 17:57

Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia sekaligus Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menghadiri peresmian gedung baru Universitas Terbuka di Makassar, Rabu, 10 Juli 2024.
Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia sekaligus Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menghadiri peresmian gedung baru Universitas Terbuka di Makassar, Rabu, 10 Juli 2024.

Trotoar.id, Makassar – Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Republik Indonesia sekaligus Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menghadiri peresmian gedung baru Universitas Terbuka di Makassar, Rabu, 10 Juli 2024.

“Bapak Menteri Dalam Negeri menyampaikan salam bahagia untuk Bapak Ibu semua. Saya sebagai anak buah beliau hadir untuk menyampaikan salam tersebut. Beliau adalah Kepala BNPP dan juga merangkap sebagai Mendagri,” kata Prof. Zudan.

Prof. Zudan menyampaikan bahwa sistem pendidikan yang semakin terbuka saat ini sangat menguntungkan bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Indeks pembangunan manusia didasarkan pada tiga tolok ukur utama: kesehatan, pendidikan, dan pendapatan masyarakat.

Ia berharap sektor pendidikan dapat meningkatkan statistik pendidikan, sehingga lulusan S1 dan S2 Indonesia dapat mengajar di berbagai negara, minimal di Asia Tenggara.

“Lulusan S1, S2, dan S3 kita masih kurang, dan dengan dibukanya jenjang S2 secara masif tanpa kelas ini, akan meningkatkan statistik pendidikan di Sulawesi Selatan. Terima kasih sudah membangun di Sulawesi Selatan,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, menekankan bahwa Universitas Terbuka telah beroperasi lebih dari 40 tahun dan kini saatnya dilakukan revitalisasi.

“Penting untuk melakukan branding agar tidak dilihat sebagai tempat kursus. Mungkin bisa diubah menjadi Universitas Terbuka Negeri atau Universitas Terbuka Indonesia, supaya diyakini sebagai kampus negeri. Seperti yang dikatakan Bapak Gubernur Sulsel tadi, perkuat branding dengan menggunakan alumni yang berprestasi,” pesan Prof. Muhadjir Effendy.

Rektor Universitas Terbuka Makassar, Prof. Ojat Darojat, menyampaikan bahwa berdasarkan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.

Bagi masyarakat di daerah tertinggal, perguruan tinggi tatap muka hanya memungkinkan jika mereka datang ke ibu kota provinsi.

“Hal ini sangat sulit bagi mereka yang harus bekerja untuk menghidupi keluarga, seperti menangkap ikan atau bertani sambil kuliah. Universitas Terbuka didesain agar seluruh komponen bangsa memiliki kesempatan untuk masuk perguruan tinggi tanpa harus meninggalkan domisilinya. Mereka harus bisa masuk perguruan tinggi tanpa hambatan ekonomi, karena Universitas Terbuka terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” terangnya. (*)

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah02 Mei 2026 23:37
Sekretaris Kwarcab Sidrap Buka Musyawarah Ranting Baranti 2026
SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026 di UPT SD Negeri 9 Benteng p...
Metro02 Mei 2026 23:34
Di Pelantikan HDCI, APPI Tawarkan Makassar sebagai Pusat Touring Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun kegiatan komunitas yang dige...
News02 Mei 2026 23:30
Pesan Wabup Nurkanaah untuk Wisudawan UT: Berikan Kontribusi Terbaik bagi Daerah
SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda Universitas Terbuka Makas...
News02 Mei 2026 23:15
Makassar Tembus Peringkat Nasional Kota Toleran
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional. Di tengah dinamika sosial...