Pemkot Makassar

Diskop dan UMKM Makassar Tingkatkan Peran Inkubator untuk Perkuat Ekonomi

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 12 Juli 2024 17:28

Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar berkomitmen mendukung program strategis Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, melalui Gerakan Perkuatan Imunitas Ekonomi.
Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar berkomitmen mendukung program strategis Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, melalui Gerakan Perkuatan Imunitas Ekonomi.

Trotoar.id, Makassar, – Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar berkomitmen mendukung program strategis Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, melalui Gerakan Perkuatan Imunitas Ekonomi.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar, Muhammad Rheza, menyatakan bahwa salah satu langkah konkret yang diambil adalah memaksimalkan peran Inkubator UMKM.

“Hal ini bertujuan membantu pelaku UMKM mengembangkan strategi pemasaran, meningkatkan kualitas produk, dan mengoptimalkan proses produksi guna meningkatkan daya saing dan profitabilitas usaha mereka,” jelasnya di Kantor Diskop dan UMKM pada Kamis (11/7/2024).

Rheza mengungkapkan, sejak tiga tahun beroperasi, Inkubator UMKM telah membantu 2.521 pelaku UMKM yang kini berada pada tahap pra-inkubasi.

“Untuk UMKM yang telah masuk tahap inkubasi, jumlahnya mencapai 531 UMKM, dan ada 16 UMKM yang berhasil melalui tahap akselerasi,” tambahnya.

Inkubator UMKM menyediakan berbagai bantuan untuk pelaku usaha, termasuk pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT), Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), hingga sertifikat halal. Rheza menambahkan,

“Kami juga membantu UMKM mendesain kemasan dan label produk agar tampil menarik dan profesional, sesuai dengan kebutuhan pasar serta identitas merek.”

Selain itu, Dinas Koperasi dan UMKM mengadakan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan keterampilan manajerial dan keahlian teknis pelaku UMKM. “Pelatihan ini mencakup manajemen keuangan, digital marketing, dan peningkatan kualitas produk guna memastikan keberlanjutan dan perkembangan usaha,” jelas Rheza.

Selaras dengan Gerakan Perkuatan Imunitas Ekonomi, Diskop dan UMKM juga menggalakkan kampanye lokal untuk mendukung produk-produk UMKM melalui media sosial, pameran, dan bazar.

Rheza menambahkan bahwa pihaknya tidak hanya fokus pada inkubator UMKM, tetapi juga mendukung program 10.000 Skill Training Gratis bagi masyarakat.

“Pelatihan ini mencakup berbagai bidang seperti barista, tata boga, dan tata rias. Dengan pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat mengembangkan keterampilan yang meningkatkan pendapatan mereka,” tuturnya.

Rheza berharap berbagai upaya yang telah dilakukan dapat membuat UMKM di Kota Makassar memiliki daya saing tinggi dan memperkuat imunitas ekonomi kota tersebut.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Juli 2026 21:32
Diskominfo Bulukumba Monev Website Desa, Dorong Transparansi dan Transformasi Digital
BULUKUMBA, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis digital. Melalui Dinas Pembe...
Daerah07 Juli 2026 21:30
Porsenijar PGRI 2026 Ledakkan Ekonomi Sidrap: Rp4,26 Miliar Berputar, Jalanan Lumpuh Diserbu 75 Ribu Pengunjung
SIDRAP, Trotoar.id — Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) PGRI 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tak sekadar sukses sebagai ajang kompe...
Metro07 Juli 2026 16:20
Seleksi Transparan, Pimpinan BAZNAS Makassar 2026–2031 Fokus Digitalisasi dan Penguatan Data
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar periode 2026–2...
Daerah07 Juli 2026 16:16
Bupati Barru Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP ke-11 Berturut-turut
Barru, Trotoar.id — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Paripurna Tingkat I DPRD Kabupaten Barru dalam rangka penyampaian Rancanga...