Pemprov Sulsel

Sulawesi Selatan Siap Menjadi Model Implementasi Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 26 Juli 2024 17:12

Sulawesi Selatan Siap Menjadi Model Implementasi Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila

Trotoar.id, Makassar, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap menjadi pelopor dalam penerapan Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila di lembaga pendidikan.

BTU ini diharapkan dapat menjadi alat utama dalam membentuk karakter Pancasila di kalangan pelajar.

Pendidikan Pancasila dianggap semakin luntur, sehingga penguatan ideologi negara menjadi tanggung jawab kolektif.

Untuk itu, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), bersama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, serta lembaga terkait lainnya dan Pemerintah Daerah, meluncurkan BTU Pendidikan Pancasila untuk diterapkan di jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA/SMK. Sulawesi Selatan berperan aktif dalam program ini.

Dalam acara Penguatan Pendidikan Pancasila Melalui Penggunaan BTU di Sulawesi Selatan yang berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Jumat (26/07/2024),

Prof. Zudan menekankan pentingnya Pancasila sebagai dasar negara. “Pancasila harus dibumikan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Prof. Zudan berharap para guru dapat menyebarluaskan nilai-nilai Pancasila kepada siswa. “Indonesia tetap utuh karena kasih sayang dan toleransi yang kuat di masyarakat. Guru diharapkan membawa nilai-nilai ini ke dalam pembelajaran dan mengajarkan Pancasila dengan kasih sayang,” ujarnya.

Sulawesi Selatan berkomitmen untuk menunjukkan bagaimana Pancasila dapat diintegrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala BPIP, Prof. KH Yudian Wahyudi, dalam keynote speech-nya, memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini.

Abdul Azis Ully, guru SMK Negeri 4 Makassar, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat penting, khususnya untuk guru yang mengajar Pendidikan Pancasila.

“Pelatihan ini memberikan pemahaman tentang bagaimana guru dapat memperkuat nilai-nilai Pancasila di kalangan siswa,” katanya.

Buku Teks Utama ini juga berfungsi sebagai pedoman pembelajaran Pancasila, yang dianggap relevan dalam menghadapi berbagai perubahan saat ini.

“Negara kita membutuhkan penguatan nilai-nilai Pancasila untuk menghadapi perubahan yang terjadi,” tambah Abdul Azis.

Selain Prof. KH Yudian Wahyudi, acara ini juga dihadiri oleh Deputi Bidang Hubungan Antar Lembaga, Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP, Prakoso; Kepala Pusat Pembukuan Kemendikbudristek, Supriyanto; serta guru-guru Pendidikan Pancasila se-Sulsel. (*)

Penulis : Cici

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Juli 2026 21:32
Diskominfo Bulukumba Monev Website Desa, Dorong Transparansi dan Transformasi Digital
BULUKUMBA, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis digital. Melalui Dinas Pembe...
Daerah07 Juli 2026 21:30
Porsenijar PGRI 2026 Ledakkan Ekonomi Sidrap: Rp4,26 Miliar Berputar, Jalanan Lumpuh Diserbu 75 Ribu Pengunjung
SIDRAP, Trotoar.id — Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) PGRI 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tak sekadar sukses sebagai ajang kompe...
Metro07 Juli 2026 16:20
Seleksi Transparan, Pimpinan BAZNAS Makassar 2026–2031 Fokus Digitalisasi dan Penguatan Data
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar periode 2026–2...
Daerah07 Juli 2026 16:16
Bupati Barru Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP ke-11 Berturut-turut
Barru, Trotoar.id — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Paripurna Tingkat I DPRD Kabupaten Barru dalam rangka penyampaian Rancanga...