Makassar, Trotoar.id – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Makassar, Eric Horas, memperkenalkan Andi Seto Asapa sebagai bakal calon Wali Kota Makassar di hadapan ratusan pendukungnya yang berkumpul di Jl. Gn. Lompobattang, Pisang Utara, Kecamatan Ujung Pandang, Kamis (12/12).
Kehadiran Andi Seto disambut meriah oleh warga yang meneriakkan yel-yel “Adami Sehati, Makassar Nyaman”.
Eric Horas, yang juga Anggota DPRD Makassar, mengajak warga untuk mendukung Seto-Rezki sebagai pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang dinilai memiliki pengalaman dan komitmen untuk kemajuan kota.
Baca Juga :
“Kita butuh pemimpin yang tidak hanya peduli, tapi juga memiliki visi untuk membawa Makassar lebih maju. Pilihlah Seto-Rezki jika kita ingin perubahan nyata,” ujar Eric dalam sambutannya, yang langsung disambut dengan jawaban kompak “Mau!” dari para warga.
Dalam kesempatan tersebut, Eric juga menyatakan keyakinannya bahwa kolaborasi antara Partai Gerindra dan Nasdem akan kembali sukses seperti pada Pilwali 2020 lalu.
Menurutnya, kedua partai telah membuktikan kemampuan mereka dalam memenangkan hati warga Makassar.
“Gerindra dan Nasdem sudah ditakdirkan bersama. Kami tahu cara menang, dan kita akan buat sejarah lagi di Pilwali Makassar 2024,” tegasnya.
Program Prioritas Andi Seto untuk Makassar Nyaman
Sementara itu, Andi Seto memaparkan lima program utama yang diusung untuk mewujudkan “Makassar Nyaman”. Program tersebut meliputi Nyaman Bersekolah, Nyaman Menikmati Fasilitas Kesehatan, Nyaman Berusaha dan Bekerja, Nyaman di Lingkungan Rumah, serta Nyaman Berkendara.
Seto menyoroti pentingnya pendidikan gratis. Ia berjanji bahwa jika terpilih, seluruh perlengkapan sekolah seperti seragam, topi, hingga sepatu akan diberikan secara cuma-cuma kepada siswa, sehingga tidak akan ada beban tambahan bagi orang tua.
“Di setiap awal tahun ajaran, kami akan bagikan seragam dan perlengkapan sekolah secara gratis. Ini akan meringankan beban masyarakat,” ujar Seto yang disambut tepuk tangan riuh.
Selain itu, Seto juga menekankan program kesehatan yang berbasis KTP. Ia menjelaskan bahwa masyarakat cukup membawa KTP ke puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus menunjukkan BPJS.
“Pelayanan kesehatan akan kami berikan hanya dengan menunjukkan KTP. Tidak ada lagi cerita warga ditolak karena masalah BPJS,” tambahnya.
Fokus pada Pemberdayaan Ekonomi dan Lingkungan
Program lainnya yang dipaparkan oleh Seto adalah pelatihan dan pendampingan UMKM.
Bersama Rezki Mulfiati Lutfi, Seto berkomitmen membuka pusat pelatihan di setiap RW untuk membantu warga yang ingin membuka usaha, lengkap dengan pemberian modal dan dukungan pemasaran.
“Bagi warga yang tidak memiliki pekerjaan, kami akan berikan keterampilan, modal, serta bantuan dalam memasarkan produk mereka,” ungkapnya.
Dalam program lingkungan, Seto-Rezki berencana menggratiskan retribusi sampah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sementara warga berpenghasilan tinggi tetap akan dikenakan biaya.
“Kami gratiskan biaya retribusi sampah bagi masyarakat yang kurang mampu, namun bagi yang lebih mampu, retribusi tetap diberlakukan untuk menjaga pendapatan daerah,” jelas Seto.
Komitmen terhadap Kerukunan Beragama
Seto juga menegaskan pentingnya kenyamanan dalam beribadah. Ia berjanji akan memberikan bantuan kepada tempat ibadah seperti masjid, gereja, dan rumah ibadah lainnya di Makassar, sebagai bentuk perhatian terhadap tokoh agama yang selama ini kurang mendapatkan dukungan dari pemerintah.
“Banyak tokoh agama yang kurang diperhatikan oleh pemerintah. Kami akan memberikan bantuan yang lebih merata,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Andi Seto menekankan bahwa semua program tersebut telah ia terapkan saat menjabat sebagai Bupati Sinjai, menunjukkan bahwa ia dan Rezki memiliki pengalaman yang mumpuni dalam menjalankan pemerintahan.
“Walaupun masih muda, kami sudah berpengalaman. Saya mantan kepala daerah, dan Ibu Rezki sudah dua periode di DPRD Sulsel. Kami tahu betul bagaimana menjalankan pemerintahan yang efektif,” pungkasnya.




Komentar