Categories: Metro

Tim PKK Makassar Gelar Pembinaan Pisyandu

Pemkot Makassar

Makassar, Trotoar.id – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar menggelar pembinaan Posyandu Flamboyan XI di Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea pada Selasa (8/10/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan akurasi pendataan warga di tingkat posyandu yang dilakukan serentak di 15 kecamatan di Makassar.

Penjabat Sementara (Pjs) Ketua TP PKK Kota Makassar, Andi Tenri Anna, turut hadir dalam acara tersebut untuk memberikan motivasi dan arahan kepada para kader posyandu.

Dalam sambutannya, Andi Tenri Anna menekankan pentingnya peran kader dalam mendata warga secara akurat dan menyeluruh.

“Saya hadir di sini untuk bersilaturahmi dan memberikan semangat kepada para kader posyandu. Harapannya, apa yang diajarkan oleh pengurus TP PKK Kota Makassar dapat diterapkan dengan baik, sehingga program yang kita jalankan semakin optimal ke depannya,” ujar Andi Tenri Anna.

Pembinaan ini fokus pada teknik pendataan warga yang lebih akurat. Para kader posyandu diberi pemahaman tentang pentingnya pemetaan wilayah (mapping) di tingkat RT/RW.

Sekretaris II TP PKK Kota Makassar, Bonita Latief, menjelaskan bahwa pendataan di posyandu harus dilakukan dengan tepat dan tidak boleh berdasarkan perkiraan.

“Di dasawisma, kita tidak boleh menggunakan istilah kira-kira atau sekitar. Semua harus terdata dengan angka yang pasti, mulai dari jumlah bangunan, jumlah kepala keluarga, hingga data detail warga. Dengan demikian, seluruh warga dapat tercakup dan mendapatkan layanan posyandu,” jelas Bonita Latief.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam pembinaan ini adalah konsep Posyandu Terintegrasi.

Ini merupakan pendekatan layanan sosial dasar keluarga yang menggabungkan berbagai program pemantauan tumbuh kembang anak dan pelayanan lainnya, yang dikelola secara terkoordinasi antara berbagai pokja dalam TP PKK.

Sekretaris I TP PKK Kota Makassar, St. Sufaidah Nor Yusuf Majid, menambahkan bahwa seluruh program posyandu akan dipantau melalui Supervisi, Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan (SMEP) yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada awal November.

“Sekarang, fokus kami adalah membimbing dan mengarahkan kader posyandu agar mereka siap menghadapi SMEP. Dengan begitu, seluruh program yang telah terlaksana di tingkat kecamatan dan kelurahan dapat termonitoring dengan baik,” tuturnya.

Pembinaan posyandu terintegrasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sosial dasar bagi keluarga, serta memastikan seluruh warga, khususnya anak-anak, mendapatkan layanan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang yang memadai di wilayah Kota Makassar. (*)

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Aliyah Mustika Ilham Usulkan Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di DPRD

MAKASSAR, TROTOAR.ID— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM)…

7 jam ago

Menaker Tegaskan Pentingnya Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah

JAKARTA, Trotoar.id — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan pentingnya pelindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja…

7 jam ago

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Gubernur Sulsel Tanam 1.000 Mangrove di Selayar

SELAYAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove di…

9 jam ago

Gubernur Sulsel Buka Celebes Scooter Party XIX 2026 di Selayar, Tekankan Silaturahmi dan Promosi Wisata

SELAYAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka kegiatan Celebes Scooter…

9 jam ago

Komisi D DPRD Sulsel Dorong Penyelesaian Sengketa Proyek CPI Libatkan Waskita Karya dan PT SCI

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Komisi D DPRD Sulawesi Selatan mendorong percepatan penyelesaian sengketa kerja sama pembangunan…

9 jam ago

Pelabuhan Kajang Diproyeksikan Jadi Gerbang Ekonomi Baru Bulukumba

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, melakukan kunjungan…

9 jam ago

This website uses cookies.