Categories: PilkadaPolitik

Jelang Pilkada 62 Persen Warga Makassar Nilai Kinerja Pemerintahan dan Kondisi Ekonomi Kota Makassar Membaik

Indikator Politik Indonesia

Makassar, Trotoar.id – Menjelang Pilkada Serentak yang akan digelar pada 27 November 2024, perhatian publik kembali tertuju pada Kota Makassar, salah satu dari 93 kota di Indonesia yang ikut serta dalam pesta demokrasi ini.

Makassar pernah menjadi sorotan nasional pada Pilkada 2018 ketika kotak kosong secara mengejutkan menang melawan calon tunggal.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa warga Makassar memiliki peran signifikan dalam menentukan arah kebijakan pemerintahan.

Survei terbaru yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia mengungkapkan persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintahan dan kondisi ekonomi Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto. Survei ini melibatkan 800 responden dengan metode simple random sampling, dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen dengan margin of error sebesar 3,5 persen.

Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Makassar memiliki pandangan positif terhadap kinerja pemerintahan di bawah kepemimpinan Danny Pomanto.

Sebanyak 62,3 persen responden memberikan penilaian baik hingga sangat baik, dengan rincian 58,3 persen menilai baik dan 4,0 persen menilai sangat baik.

Hasil ini mencerminkan bahwa kebijakan dan program yang dijalankan pemerintah kota mendapatkan apresiasi dari masyarakat.

Namun, survei juga mencatat adanya kelompok masyarakat yang merasa kinerja pemerintah masih berada pada tingkat sedang hingga kurang memuaskan.

Sebanyak 28,6 persen responden memberikan penilaian sedang, sedangkan 5,5 persen menyatakan kinerja pemerintahan buruk, dan 2,2 persen menyatakan sangat buruk.

Selain mengevaluasi kinerja pemerintahan, survei ini juga merekam persepsi masyarakat mengenai kondisi ekonomi Kota Makassar.

Hasilnya menunjukkan bahwa 48,4 persen responden menilai kondisi ekonomi kota dalam kategori baik, sementara 1,3 persen menilai sangat baik.

Secara keseluruhan, ini berarti lebih dari separuh masyarakat masih memiliki keyakinan positif terhadap ekonomi kota menjelang Pilkada.

Di sisi lain, ada 32,6 persen masyarakat yang menilai kondisi ekonomi Makassar berada di level sedang, sementara 13,7 persen menganggap kondisi ekonomi buruk, dan 3,2 persen menilai sangat buruk.

Sebagian kecil responden, 0,9 persen, belum memberikan jawaban terkait kondisi ekonomi yang mereka rasakan.

Dengan berbagai dinamika yang tercermin dari hasil survei ini, tantangan bagi calon pemimpin yang akan datang di Makassar semakin jelas.

Meski pemerintahan Danny Pomanto mendapatkan penilaian positif dari mayoritas warga, ada beberapa sektor yang perlu diperhatikan, terutama dalam bidang ekonomi dan pelayanan publik.

Di sisi ekonomi, para calon wali kota yang akan berlaga di Pilkada 2024 diharapkan mampu membawa solusi konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor usaha kecil dan menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Masalah stabilitas harga, persaingan dengan pasar modern, dan perbaikan infrastruktur akan menjadi isu krusial yang perlu diatasi.

Dengan adanya 48,4 persen masyarakat yang merasa ekonomi kota cukup baik, calon pemimpin harus bisa mempertahankan dan meningkatkan kondisi ini, agar masyarakat lebih optimis terhadap masa depan ekonomi Makassar.

Pilkada 2024 akan menjadi ujian bagi kesadaran politik masyarakat Makassar, yang sebelumnya telah menunjukkan partisipasi aktif dalam pemilu 2018.

Fenomena kemenangan kotak kosong saat itu menunjukkan betapa kritisnya masyarakat dalam memilih pemimpin, dan ini menjadi pelajaran penting bagi para calon wali kota untuk tidak mengabaikan aspirasi warga.

Dalam konteks Pilkada kali ini, hasil survei Indikator Politik Indonesia bisa menjadi panduan bagi para kandidat untuk memperbaiki strategi kampanye mereka.

Dengan 62,3 persen masyarakat yang puas dengan pemerintahan saat ini, program-program yang berkelanjutan, dan penguatan ekonomi lokal akan menjadi isu utama yang harus diperhatikan.

Di tengah suasana politik yang kian memanas, Pilkada Makassar 2024 diharapkan bisa berjalan dengan lancar dan demokratis, serta membawa pemimpin yang mampu melanjutkan pembangunan kota demi kesejahteraan masyarakat.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Pelajar 17 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia Usai Jatuh dari Tebing Apparalang

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Tim SAR gabungan akhirnya menemukan korban jatuh di tebing wisata Apparalang, Desa…

14 jam ago

Siswa Jatuh di Tebing Apparalang Bulukumba, Operasi SAR Diperluas hingga Radius 3 Mil

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Upaya pencarian terhadap seorang pelajar yang dilaporkan terjatuh dari tebing wisata Apparalang,…

16 jam ago

Pemkab Luwu Apresiasi Khotmul Qur’an Gabungan Metode Ummi

LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Khotmul Qur’an Gabungan Metode Ummi…

18 jam ago

Komisi E Dalami Dugaan Intervensi di Balik Mundurnya Kepala Sekolah

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan melalui Komisi E akan segera…

19 jam ago

Disdik Sulsel Tegaskan Evaluasi Kepsek untuk Penguatan Kinerja dan Mutu Pendidikan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja kepala SMA…

21 jam ago

Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi Peserta MagangHub Batch 2

JAKARTA, TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran sertifikasi kompetensi bagi peserta Pemagangan Nasional (MagangHub)…

22 jam ago

This website uses cookies.