Makassar, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan ekspor produk lokal ke pasar internasional, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Langkah ini dilakukan melalui partisipasi dalam Made in Indonesia Expo 2025 yang akan diadakan di Riyadh, Arab Saudi, pada April tahun depan.
Dukungan Pemprov Sulsel terhadap ajang tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, 31 Oktober 2024.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan yang menunjukkan dukungan terhadap promosi produk Sulawesi Selatan di pasar internasional.
Abd Aziz Bennu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Ekonomi dan Pembangunan Setda Sulsel, menyatakan bahwa partisipasi Sulawesi Selatan di Made in Indonesia Expo merupakan bukti nyata komitmen Pemprov dalam mempromosikan produk lokal di pasar global, dengan fokus pada Anjungan Sulawesi Selatan yang akan dipamerkan di pameran tersebut.
“Partisipasi Sulawesi Selatan di sini menjadi langkah nyata dalam membuka peluang ekspor produk lokal Indonesia ke Timur Tengah, khususnya Arab Saudi sebagai salah satu pusat ekonomi di kawasan tersebut,” ujar Aziz.
Aziz juga menyoroti kesuksesan Made in Indonesia Expo pertama yang diadakan di Jeddah pada tahun 2018, yang mencatat transaksi senilai USD 14 juta atau sekitar Rp200 miliar.
Pada tahun depan, target utama dari Expo ini adalah untuk meningkatkan jumlah ekspor, kunjungan wisatawan Arab Saudi ke Indonesia, serta menarik minat investasi dari negara-negara Teluk.
Lebih lanjut, Aziz menjelaskan bahwa Arab Saudi memiliki potensi besar sebagai pintu masuk produk Indonesia ke pasar Timur Tengah dengan populasi sekitar 35 juta jiwa dan tingkat Produk Domestik Bruto (PDB) yang terus meningkat.
Menurutnya, dengan tingkat kunjungan wisatawan Saudi ke luar negeri yang mencapai lebih dari 4 juta orang setiap tahunnya,
Sulawesi Selatan dapat menjadi salah satu tujuan favorit melalui promosi pariwisata yang ditawarkan oleh Anjungan Sulawesi Selatan.
“Rata-rata kunjungan wisatawan asal Arab Saudi di Indonesia mencapai 160 ribu orang per tahun dengan pengeluaran tinggi, ini adalah peluang yang harus dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Sulawesi Selatan,” tambah Aziz.
Selain fokus pada produk lokal, Aziz mengungkapkan bahwa pemerintah melihat peluang kerja sama dalam bidang ketenagakerjaan yang semakin terbuka dengan visi ekonomi Arab Saudi 2030.
Melalui visi tersebut, negara tersebut menekankan pentingnya sumber daya manusia yang berkualitas, membuka peluang kerjasama lebih lanjut antara Sulawesi Selatan dan Arab Saudi.
Dengan keikutsertaan ini, Pemprov Sulsel berharap dapat memperkuat hubungan ekonomi dengan Timur Tengah, mendorong ekspor produk unggulan daerah, serta memperkenalkan keindahan dan potensi pariwisata Sulawesi Selatan kepada dunia.
JAKARTA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Paritrana…
SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggencarkan upaya pencegahan stunting melalui edukasi…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf melantik sebanyak 55 anggota Badan Permusyawaratan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi jajaran Brighton Property…
SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperkuat komitmen dalam mencetak generasi sehat…
MAKASSAR, Trotoar.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman mendorong Pemerintah Kabupaten Luwu untuk…
This website uses cookies.