Pilgub Sulsel

Tim Danny-Azhar Bantah Keras Tuduhan Politik Uang, Siap Tempuh Jalur Hukum

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 21 November 2024 14:18

Tim Danny-Azhar Bantah Keras Tuduhan Politik Uang, Siap Tempuh Jalur Hukum

Makassar, Trotoar.id — Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 1, Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dan Azhar Arsyad (DiA), menjadi sasaran tuduhan tak berdasar menjelang Pilkada.

Sebuah video dan rekaman audio yang beredar di media sosial menampilkan ribuan paket sembako diduga milik pasangan DiA, yang disebut sebagai bentuk “serangan fajar” menjelang pemungutan suara.

Menanggapi tuduhan tersebut, Juru Bicara Tim DiA, Asri, mengecam keras klaim tersebut sebagai fitnah yang sangat merugikan pasangan calon mereka.

“Ini adalah fitnah keji yang mencederai semangat demokrasi. Sejak awal, pasangan Danny-Azhar konsisten menyerukan kampanye bersih, bebas dari politik uang dan praktik bagi-bagi sembako. Tuduhan ini jelas bertentangan dengan prinsip yang kami pegang,” ujar Asri di Makassar, Kamis (21/11/2024).

Menurut Asri, politik uang adalah praktik yang merusak demokrasi dan merendahkan pilihan masyarakat.

Oleh karena itu, pasangan DiA terus mengkampanyekan pentingnya Pilkada berintegritas.

“Tuduhan ini bukan hanya tidak berdasar, tetapi sangat mencurigakan. Bisa saja, pihak yang menuduh sebenarnya sedang menyusun skenario untuk melakukan praktik semacam ini di lapangan,” tambah Asri.

Ia juga menyoroti lonjakan elektabilitas pasangan Danny-Azhar yang terus meningkat menjelang hari pemungutan suara pada 27 November, sebagai alasan di balik serangan ini.

“Elektabilitas pasangan DiA terus menanjak dan sulit dikalahkan. Hal ini mungkin membuat pihak lawan menggunakan cara-cara tidak etis untuk menjatuhkan kami,” katanya.

Untuk merespons tuduhan tersebut, Tim Hukum Danny-Azhar akan segera melaporkan penyebar video dan rekaman audio tersebut kepada pihak berwenang.

Langkah ini dianggap perlu untuk melindungi nama baik pasangan calon dan memastikan Pilkada berlangsung bersih.

“Ini adalah bentuk pencemaran nama baik sekaligus indikasi pelanggaran kepemiluan. Kami akan membawa kasus ini ke ranah hukum agar ada pihak yang bertanggung jawab atas fitnah ini,” tegas Asri.

Selain itu, Asri mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Selatan untuk bersikap cerdas dalam menghadapi politik uang.

“Jangan gadaikan masa depan kita hanya dengan sembako atau amplop. Pilih pemimpin berdasarkan hati nurani, demi masa depan Sulawesi Selatan yang lebih baik,” tutupnya.

Dengan langkah hukum yang diambil dan seruan untuk melawan politik uang, pasangan Danny-Azhar berharap masyarakat tetap menjaga integritas dalam memilih pemimpin pada Pilkada mendatang.

Penulis : awal

 Komentar

Berita Terbaru
Metro17 Oktober 2026 22:37
Gubernur Sulsel Siapkan Rp10 Miliar untuk Masjid Asrama Haji, UMKM Dibidik Masuk Ekosistem Haji dan Umrah
GOWA, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan bantuan Rp10 miliar untuk pembangunan masjid di Asrama Haji serta ...
Politik17 Oktober 2026 22:11
Grup Band Wali dan Juan Reza Tabola Bale Bakal Hibur Pesta Rakyat HUT Golkar Sulsel
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Golkar Sulawesi Selatan menyiapkan hiburan spesial bagi masyarakat dalam pesta rakyat untuk memeriahkan puncak perayaa...
Metro17 Oktober 2026 22:03
Aliyah Mustika Ilham Promosikan Kuliner dan Wisata Bahari Makassar di APEKSI 2026
SINGKAWANG, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mempromosikan kekayaan kuliner, budaya, dan wisata bahari Kota Makassar di ...
Metro17 Oktober 2026 19:51
Pj Ketua DWP Sulsel Borong Dagangan UMKM Perempuan, Lalu Bagikan kepada Warga
MAKASSAR, Trotoar.id — Dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tak cukup hanya dengan memberikan ruang promosi. Penjabat Ke...