Makassar, Trotoar.id – Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan, Ninuk Triyanti Zudan, meninjau langsung simulasi program makan bergizi gratis di UPT SPF SD Inpres Rappojawa, Jalan Korban 40.000 Jiwa, Kota Makassar, Senin (16/12/2024).
Simulasi ini menjadi bagian dari implementasi program unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan gizi dan kesehatan anak sekolah.
Sebanyak 270 siswa menerima makan siang gratis yang disiapkan oleh Tim Penggerak PKK Sulsel.
Selain memberikan makanan bergizi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan edukasi tentang pentingnya konsumsi makanan sehat bagi para siswa.
Ninuk Zudan, yang juga menjabat sebagai Bunda PAUD Sulsel, terlihat akrab berinteraksi dengan anak-anak, memantau mereka hingga menghabiskan makanan yang diberikan.
“Hari ini kami memilih SD Inpres Rappojawa untuk melaksanakan simulasi teknis program makan bergizi gratis. Sekaligus memberikan edukasi kepada anak-anak bahwa makan sehat itu penting untuk tumbuh kembang mereka,” ujar Ninuk Zudan.
Ia menambahkan bahwa pendampingan yang tepat membuat anak-anak lebih memahami pentingnya pola makan sehat.
“Ketika diberikan pemahaman yang baik, mereka dengan senang hati menghabiskan makanannya,” lanjutnya.
Selain fokus pada asupan gizi, Tim Penggerak PKK Sulsel juga memberikan pembekalan kepada para siswa tentang literasi, kesehatan, dan pentingnya menghindari kekerasan.
“Ini adalah wujud nyata dukungan PKK untuk membantu pemerintah mencetak generasi yang lebih sehat, cerdas, dan bahagia,” tutup Ninuk Zudan.
Kepala UPT SPF SD Inpres Rappojawa, Ratna, mengapresiasi langkah PKK Sulsel yang menjadikan sekolahnya sebagai percontohan program ini.
“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan ini. Program seperti ini dapat menambah semangat belajar peserta didik,” ujar Ratna.
Orang tua siswa juga menyambut baik inisiatif ini. Fitri, salah satu orang tua, menyatakan bahwa program makan bergizi gratis memberikan manfaat besar bagi anak-anak dan keluarga.
“Dengan adanya program ini, anak-anak jadi tahu pentingnya makanan sehat. Kami sangat mendukung jika program ini dilanjutkan secara rutin,” ucapnya.
Sementara itu, Zaenab, orang tua lainnya, berharap program ini terus dikembangkan.
“Kalau bisa ditambah lagi karena sangat membantu ekonomi keluarga. Anak-anak jadi bisa menikmati makanan bergizi tanpa khawatir,” katanya.
Simulasi ini menjadi langkah awal yang konkret untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah, sekaligus menjadi bukti kolaborasi antara TP PKK Sulsel dan masyarakat untuk menciptakan generasi muda yang lebih sehat dan berkualitas. (*)




Komentar