Pemda Bantaeng

Ekspor Perdana Gurita Beku Asal Bantaeng Tembus Pasar Meksiko, Nilai Capai Rp2,3 Miliar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 15 April 2025 16:38

Ekspor Perdana Gurita Beku Asal Bantaeng Tembus Pasar Meksiko, Nilai Capai Rp2,3 Miliar

Bantaeng, Trotoar.id – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan. Untuk pertama kalinya, komoditas gurita beku dari wilayah ini berhasil menembus pasar ekspor Meksiko.

Sebanyak 22 ton gurita beku dengan nilai transaksi mencapai Rp2,3 miliar resmi dikirim pada Senin (14/4/2024).

Pelepasan ekspor perdana ini dilakukan langsung oleh Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin, didampingi oleh Kepala Karantina Sulsel, Sitti Chadidjah, jajaran Forkopimda Bantaeng, serta perwakilan instansi terkait dan Komisaris Utama PT. COF sebagai eksportir.

Kepala Karantina Sulsel, Sitti Chadidjah, mengungkapkan apresiasinya kepada Pemkab Bantaeng atas sinergi dan komitmen dalam mendorong ekspor produk perikanan lokal.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti potensi besar Bantaeng di sektor kelautan.

“Ekspor perdana ini membuktikan bahwa Bantaeng punya daya saing global. Ini juga menandakan bahwa produk perikanan kita—dengan jaminan mutu, kesehatan, dan keamanan—semakin diterima di pasar internasional. Gurita beku ini telah melalui seluruh proses karantina yang sesuai standar negara tujuan,” ujar Sitti.

Sementara itu, Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian ini.

Menurutnya, selama ini ekspor dari Bantaeng didominasi oleh komoditas biji nikel, dan keberhasilan ekspor gurita ini membuka lembaran baru bagi diversifikasi ekspor daerah.

“Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan sejarah baru. Gurita beku asal Bantaeng berhasil tembus pasar internasional. Ini adalah semangat baru bagi pelaku usaha perikanan dan industri lokal,” ujarnya.

Fauzy juga menegaskan bahwa Bantaeng selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil rumput laut terbesar di Sulsel, dan ia berharap kawasan industri yang terus berkembang di daerahnya bisa menjadi pemacu ekspor komoditas lainnya.

Menurut data Karantina Sulsel, total ekspor gurita dari Sulawesi Selatan selama tahun 2024 mencapai 2.832 ton, meningkat 1,63 persen dibanding tahun sebelumnya.

Pada triwulan pertama tahun 2025, ekspor gurita dari Sulsel sudah mencapai 810 ton, dengan Meksiko sebagai negara pengimpor terbesar (209 ton), disusul oleh Amerika Serikat, Italia, Jepang, dan Rusia.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula serah terima sertifikat karantina oleh Kepala Karantina Sulsel kepada Bupati Bantaeng sebagai simbol dukungan dan kepercayaan kepada pelaku ekspor dari daerah tersebut.

Langkah ini diharapkan menjadi pemicu ekspor komoditas unggulan lainnya dari Kabupaten Bantaeng dan membuka akses pasar yang lebih luas di masa depan.

Penulis : Arya

 Komentar

Berita Terbaru
Metro16 Juli 2026 19:32
Fatmawati Rusdi Dampingi Gubernur Buka MPLS Sekolah Rakyat Sulsel
Makassar, Trotoar.id – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membuka seca...
Metro16 Juli 2026 18:55
Gubernur Andi Sudirman Resmi Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel, 270 Siswa Siap Wujudkan Mimpi
Makassar, Trotoar.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rak...
Metro16 Juli 2026 18:43
RSUD Daya Perkuat Pelayanan
Trotoar.id, Makassar — Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Daya Makassar terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang human...
Politik16 Juli 2026 16:46
Dari Batu Putih ke GOlkar Sulsel, IAS Menuju Kemenangan Tanpa Lawan
Makassar, Trotoar.id — Bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), dijadwalkan mengembalikan formulir ...