Menteri Pertanian

Mentan Siapkan Rp5 Triliun untuk Serap Jagung, Pekarangan pun Siap Ditanami

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 16 Mei 2025 15:35

Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri mengaku ikut melirik tokoh Indonesia Timur melirik untuk didorong maju pada pemilihan presiden 2024.
Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri mengaku ikut melirik tokoh Indonesia Timur melirik untuk didorong maju pada pemilihan presiden 2024.

Bone, Trotoar.id — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan petani dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp5 triliun untuk menyerap 1 juta ton jagung dari para petani.

Harga pembelian yang ditetapkan adalah Rp5.500 per kilogram, sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Amran saat menghadiri panen raya jagung di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (16/5/2025).

Langkah ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak, termasuk Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Maros, Muhammad Ramli Rahim (MRR).

Ia menilai penetapan harga yang pasti menjadi kunci utama bagi petani dalam mengambil keputusan untuk menanam, bahkan hingga memanfaatkan pekarangan rumah.

“Petani Indonesia itu sangat kreatif. Jika harga dan off-taker-nya jelas, mereka bisa menanam apa saja, bahkan pohon jarak pun akan tumbuh di mana-mana,” kata MRR.

Menurutnya, selama ini kekecewaan petani selalu berujung pada persoalan harga yang dimainkan oleh segelintir pihak.

Harga gabah, telur, hingga jagung kerap diatur sedemikian rupa, dan ujung-ujungnya yang paling dirugikan adalah petani.

“Setiap kali petani kecewa, pasti karena permainan harga. Masa panen yang seharusnya menjadi masa bahagia, justru berubah menjadi masa sedih,” ujarnya.

Dengan adanya jaminan harga dari pemerintah, MRR optimistis para petani akan kembali bergairah menanam jagung, bahkan di lahan-lahan nonproduktif hingga pekarangan rumah.

“Bayangkan, saat ini harga jagung bisa anjlok hingga Rp3.000 per kilogram. Petani kerap terpaksa menjual murah hanya demi membayar utang. Karena itu, komitmen Mentan membeli jagung seharga Rp5.500/kg akan menjadi angin segar. Ini akan mendorong petani memaksimalkan setiap jengkal tanah, termasuk pekarangan,” tutur pria yang mengaku masih aktif bertani sejak kecil.

Kebijakan serapan jagung ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong swasembada jagung melalui partisipasi luas masyarakat, bukan hanya dari petani aktif, tapi juga warga yang memiliki lahan tidur maupun pekarangan rumah.

Penulis : M Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional21 Juni 2026 03:01
Sekretaris Kabinet dan Kepala BNN Bahas Penguatan Pencegahan Narkotika
JAKARTA, TROTOAR.ID — Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya berdiskusi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Suyudi Ario Seto di ...
Olahraga21 Juni 2026 02:56
Belanda Pecundangi Swedia 5-1 di Putaran Kedua Group F
TROTOAR.ID — Laga putaran kedua Grup F Piala Dunia 2026 mempertemukan Timnas Belanda melawan Swedia yang berlangsung sengit sejak menit awal per...
Metro20 Juni 2026 19:36
Serahkan Genset dan Pompa Air, Munafri Harap Sinergi Bangun Pulau Lanjukang Terus Berlanjut
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan bakti sosial Polda Sulawesi Selatan dalam rangka menyemarakkan Har...
Metro20 Juni 2026 19:29
Wabup Barru Bekali Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas, Soroti Tantangan Layanan Kesehatan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, M.Si., menghadiri sekaligus memberikan pembekalan kepada mahasiswa Kuliah Kerja Nyata...