Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam pembangunan keluarga berdaya dan sejahtera melalui ajang Lomba Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Tingkat Nasional 2025.
Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, dipercaya mewakili Provinsi Sulawesi Selatan dalam lomba nasional bergengsi tersebut.
Dalam sesi wawancara penilaian nasional yang berlangsung secara virtual, Selasa (17/6/2025), Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan langsung kebijakan dan capaian strategis Pemkot dalam penguatan program berbasis keluarga.
“Kota Makassar tidak hanya sekadar berpartisipasi, tetapi hadir dengan visi besar untuk membangun keluarga yang berkualitas dari tingkat akar rumput,” ujar Munafri.
Munafri memaparkan bahwa program Kampung KB di Makassar bertumpu pada tiga pilar utama:
“Kampung KB bukan proyek seremonial, tapi motor penggerak pembangunan manusia unggul dan inklusif,” tegas politisi Golkar yang akrab disapa Appi ini.
Kampung KB di Kelurahan Manggala menjadi satu-satunya wakil dari Sulsel di ajang ini. Lurah Manggala, Arwinah Aminuddin, memaparkan bahwa kampung ini telah diresmikan sejak 11 Agustus 2017, meliputi dua wilayah seluas 3,4 km², dengan 72 RT dan 13 RW, serta 6.400 keluarga sasaran.
“Kami siap bersaing secara nasional. Inovasi dan kolaborasi telah kami bangun sejak awal,” kata Arwinah.
Pemerintah kelurahan juga menerbitkan sejumlah SK penguatan kelembagaan, membentuk struktur Kampung KB, PKL, BKR, Sekolah Lansia, serta mengalokasikan dana kelurahan untuk program stunting, pembinaan, dan peningkatan kualitas rumah tangga.
Beberapa inovasi berbasis keluarga yang menjadi andalan dalam penilaian lomba antara lain:
Kelas Hari Pertama Kelahiran
Bersama Fakultas Kedokteran Unhas, mendampingi ibu hamil dan balita selama enam bulan awal kehidupan.
Senanduk (Semangat Lansia Berdaya Unggul dan Kompetitif)
Sekolah lansia produktif yang menampilkan karya lansia di pusat perbelanjaan Makassar.
Rumah Dataku Digital
Sistem pendataan berbasis digital untuk kesehatan, pendidikan, dan potensi keluarga sebagai basis kebijakan.
Sampah Terkermas
Gerakan memilah dan mengelola sampah mandiri berbasis lingkungan keluarga.
“Kami bangun kekuatan dari keluarga, dengan gotong royong sebagai fondasi utama,” lanjut Arwinah.
Program Kampung KB Manggala didukung penuh oleh lintas sektor, termasuk Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, PU, Sosial, hingga KUA Kecamatan Manggala.
Kolaborasi juga melibatkan perguruan tinggi seperti Unhas, UNM, UMI, dan UIT dalam pengabdian masyarakat dan inovasi layanan berbasis akademik.
Turut hadir dalam paparan penilaian virtual nasional tersebut, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa,
Sekda Makassar Andi Zulkifly Nanda, Kepala Dinas PPKB Irwan Bangsawan, dan Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Sodikin, S.H., M.M.
Wali Kota Munafri berharap ajang ini menjadi momentum untuk menegaskan bahwa pembangunan manusia unggul dimulai dari keluarga yang berkualitas.
“Makassar ingin jadi contoh kota dengan keluarga unggul, inklusif, dan berkelanjutan. Bukan sekadar peserta lomba, tapi penggerak perubahan nasional,” pungkasnya.
SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun…
SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali…
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…
This website uses cookies.