Munafri Arifuddin

Wali Kota Munafri Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2024

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 30 Juni 2025 13:35

Wali Kota Munafri Paparkan Pertanggungjawaban APBD 2024

Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memaparkan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar yang digelar pada Senin (30/6/2025).

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, hadir langsung menyampaikan laporan tersebut di hadapan anggota dewan, Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah.

Dalam pemaparannya, Wali Kota Munafri mengungkapkan bahwa realisasi pendapatan daerah mencapai Rp4,20 triliun lebih, atau sekitar 84,14 persen dari target Rp4,99 triliun.

Sementara realisasi belanja daerah sebesar Rp4,26 triliun lebih, atau 80,67 persen dari anggaran yang ditetapkan.

“Laporan ini merupakan bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Ini juga menunjukkan sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif dalam mendukung pembangunan kota,” ujar Munafri.

Munafri merinci, Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2024 mencapai Rp1,60 triliun lebih atau 73,99 persen dari target. Rincian PAD antara lain:

Pajak Daerah: Rp1,41 triliun (81,61%), Retribusi Daerah: Rp55,57 miliar (57,48%), Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah: Rp26,62 miliar (30,17%), Lain-lain PAD yang sah: Rp110,93 miliar (43,65%)

Adapun pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan provinsi mencapai Rp2,56 triliun lebih (92,07%), dengan komponen terbesar berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp1,63 triliun.

Pada sisi belanja daerah, anggaran sebesar Rp5,29 triliun direalisasikan sebesar Rp4,26 triliun. Rincian penggunaannya mencakup:

Belanja Operasi: Rp3,52 triliun (89,99%), Belanja Modal: Rp739,21 miliar (54,10%), Belanja Tidak Terduga: Rp811 juta (19,09%)

Belanja tersebut digunakan antara lain untuk pembangunan infrastruktur, rehabilitasi fasilitas layanan publik, dan penguatan pelayanan masyarakat.

Wali Kota juga melaporkan, penerimaan pembiayaan daerah mencapai Rp294,18 miliar, seluruhnya bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2023. Per 31 Desember 2024, saldo anggaran lebih tercatat sebesar Rp230,19 miliar.

Dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), Pemkot Makassar mencatatkan total aset Rp35,22 triliun, kewajiban Rp127,85 miliar, dan ekuitas sebesar Rp35,09 triliun. Surplus operasional juga tercatat sebesar Rp1,95 triliun.

Atas laporan ini, Pemerintah Kota Makassar kembali berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan.

“Terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas kolaborasi dan pengawasan yang konstruktif. Kami akan terus mendorong penguatan fiskal dan pelayanan publik,” pungkas Munafri.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Juli 2026 21:32
Diskominfo Bulukumba Monev Website Desa, Dorong Transparansi dan Transformasi Digital
BULUKUMBA, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis digital. Melalui Dinas Pembe...
Daerah07 Juli 2026 21:30
Porsenijar PGRI 2026 Ledakkan Ekonomi Sidrap: Rp4,26 Miliar Berputar, Jalanan Lumpuh Diserbu 75 Ribu Pengunjung
SIDRAP, Trotoar.id — Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) PGRI 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tak sekadar sukses sebagai ajang kompe...
Metro07 Juli 2026 16:20
Seleksi Transparan, Pimpinan BAZNAS Makassar 2026–2031 Fokus Digitalisasi dan Penguatan Data
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar periode 2026–2...
Daerah07 Juli 2026 16:16
Bupati Barru Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP ke-11 Berturut-turut
Barru, Trotoar.id — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Paripurna Tingkat I DPRD Kabupaten Barru dalam rangka penyampaian Rancanga...