Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyoroti kesenjangan antara jumlah lulusan SD dan kapasitas SMP negeri
MAKASSAR, Trotoar.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar menyoroti kesenjangan antara jumlah lulusan SD dan kapasitas SMP negeri.
Anggota DPRD, Ari Ashari Ilham, mengatakan, kondisi ini memerlukan solusi agar semua anak bisa bersekolah.
“Saat ini jumlah sekolah negeri tidak sebanding dengan lulusan SD. Sekolah swasta bisa menjadi alternatif penampungan, tapi tidak semua orang tua mampu membiayai pendidikan di sana,” ujar Ari, Jumat (4/7/2025).
DPRD membuka opsi agar Pemerintah Kota Makassar memberikan subsidi pendidikan kepada sekolah swasta terpilih, seperti yang diterapkan di beberapa daerah lain.
Namun, kebijakan ini masih memerlukan kajian matang terkait jumlah siswa yang tidak tertampung dan kemampuan keuangan daerah.
Selain itu, DPRD menegaskan bahwa penambahan rombongan belajar (rombel) di sekolah negeri harus sesuai aturan dan dikonsultasikan ke Kementerian Pendidikan sebelum diterapkan.
“Semua langkah harus mematuhi regulasi pusat. Kalau memungkinkan, kita dukung, tapi jangan dipaksakan,” tegas Ari. (*)
SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun…
SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali…
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…
This website uses cookies.