Categories: News

Ketua Komisi B DPRD Sulsel Dukung Penguatan Pendidikan Karakter Lewat Film Edukatif “Cyberbullying”

DPRD Sulsel

Makassar, Trotoar.id — Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Azizah Irma Wahyudiyati, menghadiri kegiatan sosialisasi bertema Penguatan Pendidikan Karakter yang dirangkaikan dengan pemutaran film edukatif berjudul “Cyberbullying” di Cinepolis Phinisi Point, Makassar, Kamis (24/7/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari audiensi antara DPRD Sulsel dan Wali Kota Makassar yang berlangsung pada 18 Juni 2025 lalu.

Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen bersama dalam memperkuat peran pendidikan sebagai garda terdepan dalam menangkal dampak negatif dunia digital, terutama di kalangan anak dan remaja sekolah dasar dan menengah pertama.

Melalui Dinas Pendidikan Kota Makassar, seluruh kepala sekolah SD dan SMP—baik negeri maupun swasta—diundang untuk mengikuti sosialisasi sekaligus menyaksikan film Cyberbullying secara gratis.

Film ini menyoroti bahaya perundungan digital (cyberbullying) serta dampaknya terhadap kesehatan mental pelajar.

Dengan narasi yang kuat dan alur emosional, film ini diharapkan mampu menjadi media refleksi dan edukasi bagi para pendidik, siswa, dan orang tua.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah konkret dalam memperkuat pendidikan karakter di era digital. DPRD mendukung penuh kolaborasi seperti ini agar dunia pendidikan tetap menjadi ruang yang aman dan berbudaya,” tegas A. Azizah Irma Wahyudiyati saat diwawancarai usai kegiatan.

Kehadiran Ketua Komisi B DPRD Sulsel dalam kegiatan ini menjadi simbol dukungan legislatif terhadap pengembangan sistem pendidikan yang responsif terhadap tantangan zaman, termasuk isu kekerasan digital dan kesehatan mental remaja.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan langsung dari Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, menandai sinergi antara pemerintah kota, legislatif, dan Dinas Pendidikan dalam memperkuat pendidikan karakter melalui pendekatan yang kontekstual dan menarik bagi generasi muda.

DPRD Sulsel menyatakan, upaya seperti ini perlu diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Sulsel agar nilai-nilai etika, empati, tanggung jawab, dan literasi digital dapat tumbuh kuat di kalangan pelajar.

“Di tengah derasnya arus informasi digital, pembentukan karakter bukan lagi sekadar wacana, tapi keharusan. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan,” tutup Azizah.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Bupati Sidrap Apresiasi Peran Gemes Squad dalam Memajukan Ekonomi Kreatif Lokal

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (Anniversary)…

17 jam ago

Munafri: Muslim Life Fair Jadi Momentum UMKM Naik Kelas di Makassar

Walikota .akadsar, Munafri Arifuddin

20 jam ago

Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan…

21 jam ago

TP PKK Sulsel Gelar Rakor, Bahas Program Pokok dan Persiapan Agenda Nasional 2026

JENEPONTO, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan fokus…

22 jam ago

Walk Out dari Mubes, IKAFE Ingin IKA Unhas Lebih Berdampak

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di…

1 hari ago

Optimisme Bupati Sidrap di MRS Celebes 2026: Dari Lokal Menuju Internasional

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang yang juga Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia Sulawesi Selatan,…

1 hari ago

This website uses cookies.