MAKASSAR, Trotoar.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, kembali menjadi sorotan publik usai mengunggah penyerahan bantuan hibah senilai Rp5 miliar untuk pembangunan Masjid di Kompleks Perumahan Dosen Universitas Hasanuddin (Perdos Unhas), Makassar.
Penyerahan bantuan dilakukan di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, dan diposting langsung oleh sang gubernur melalui akun Instagram resminya pada Minggu (27/7/2025).
“Semoga masjidnya dapat segera diselesaikan dan menjadi pusat pendidikan serta pembinaan umat,” tulis Andi Sudirman Sulaiman dalam keterangan unggahannya.
Namun, unggahan ini langsung menuai beragam respons dari warganet. Meski ada yang mengapresiasi, tak sedikit pula yang mempertanyakan besarnya nilai bantuan yang diberikan.
Salah satu komentar yang ramai disorot datang dari akun Instagram @nuraisyahazzahra575, yang mempertanyakan pemilihan masjid penerima bantuan:
“Terlalu memilih dua masjid saja untuk dibantu, padahal dengan dana Rp5 miliar bisa disalurkan ke ratusan masjid kecil yang benar-benar membutuhkan.”
Sementara akun @marauhali menyinggung bonus atlet PON yang hingga kini belum cair:
“Jangan lupa bonusnya, tawwa na anak-anak ka atlet PON, sampai sekarang belum cair, Pak,” tulisnya.
Isu ini memunculkan kembali diskursus publik terkait prioritas anggaran Pemprov Sulsel, khususnya dalam menyeimbangkan antara kegiatan keagamaan dan penghargaan terhadap prestasi olahraga.
Diketahui, hingga saat ini sejumlah atlet peraih medali di PON XX Papua 2021 masih menunggu pencairan bonus yang dijanjikan pemerintah provinsi.
Banyak pihak menilai transparansi dan konsistensi anggaran harus menjadi perhatian serius, apalagi menjelang tahun politik.
Sejumlah kalangan menilai bahwa bantuan keagamaan semestinya disalurkan secara proporsional dan menyentuh lebih banyak pihak, bukan hanya kepada institusi besar.




Komentar