Fatmawati Rusdi: TBC Bukan Hanya Masalah Medis, Tapi Sosial

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 20 Agustus 2025 15:54

Fatmawati Rusdi: TBC Bukan Hanya Masalah Medis, Tapi Sosial

MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menerima audiensi Pengurus Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI) Provinsi Sulsel di Rumah Jabatan Wakil Gubernur, Jalan Yusuf Dg Ngawing, Makassar, Rabu (20/8/2025).

Audiensi ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dalam upaya eliminasi tuberkulosis (TBC) menuju target nasional tahun 2030.

Rombongan PPTI dipimpin oleh Ketua, Dra. Hj. Riyanti Nazief, bersama jajaran pengurus.

Turut hadir mendampingi Wagub, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel serta Direktur RS Labuang Baji Makassar.

Dalam pertemuan tersebut, PPTI memaparkan program kerja semester II 2025 serta capaian pengendalian TBC di Sulsel.

Baca Juga  Andi Sudirman Resmikan 3 Ruas Jalan di Toraja, Warga: Kami Sangat Puas dan Bangga

Data Dinas Kesehatan Sulsel per 19 Agustus 2025 mencatat: Capaian SPM TBC: 62% atau 137.032 jiwa (naik dibanding bulan sebelumnya).

Kasus ditemukan: 16.881 kasus dari target 45.472 kasus (baru 37%). Pasien TBC sensitif obat (SO): 5.167 pasien berhasil diobati (84,7%). Pasien TBC resisten obat (RO): 109 pasien berhasil diobati (71,2%).

Capaian ini masih di bawah target WHO, yakni 65% penemuan kasus dan 90% keberhasilan pengobatan.

Wagub Fatmawati Rusdi menekankan bahwa pengendalian TBC harus menjadi gerakan bersama lintas sektor.

“Menuju eliminasi TBC 2030 dan Visi Indonesia Emas 2045, Pemprov Sulsel tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh kolaborasi dengan PPTI, dunia pendidikan, organisasi profesi, dan masyarakat luas. Data yang ada menunjukkan tantangan besar, tapi juga peluang besar bila kita bergerak bersama,” ujar Fatmawati.

Baca Juga  Pinrang Jadi Daerah Ke-13 Teken NPHD, Pj Gubernur Bahtiar Apresiasi Sinergi di Daerah

Ia menegaskan, TBC bukan sekadar penyakit medis, melainkan masalah sosial yang berdampak luas.

“Dengan deteksi dini, pendampingan, dan pengobatan tuntas, kita bisa menyelamatkan ribuan nyawa setiap tahunnya,” tegasnya.

Ketua PPTI Sulsel, Riyanti Nazief, menyatakan komitmen organisasinya untuk memperkuat gerakan masyarakat melawan TBC.

“PPTI hadir untuk mendampingi pasien hingga sembuh, sekaligus memperluas edukasi dan deteksi dini. Kami akan memperkuat kapasitas kader di tingkat komunitas agar menjangkau pasien di wilayah yang sulit terlayani fasilitas kesehatan,” jelas Riyanti.

Baca Juga  Pemprov Sulsel dan Bulog Prioritaskan Ketahanan Pangan, Penyaluran CBP 100 Persen

Ia menambahkan, dukungan Pemprov Sulsel menjadi kunci agar eliminasi TBC di Sulsel bisa lebih cepat tercapai.

Pemerintah pusat menargetkan eliminasi TBC pada 2030 dengan indikator utama: 65% penemuan kasus, 90% keberhasilan pengobatan

Sulsel yang saat ini baru mencapai 37% penemuan kasus masih menghadapi tantangan besar.

Namun melalui sinergi antara pemerintah, PPTI, fasilitas kesehatan, akademisi, organisasi profesi, dan komunitas, target tersebut optimistis bisa dicapai.

Penulis : Awal/ADV

 Komentar

Berita Terbaru
Metro31 Oktober 2026 17:23
Appi Ajak IPM Makassar Jadi Mitra Pembangunan, Pelajar Didorong Aktif Cegah Kenakalan Remaja
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membuka ruang kolaborasi bagi Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) untuk terlibat langsun...
Metro31 Oktober 2026 17:18
Pokja Bunda PAUD dan Dinas Pendidikan Sulsel Perkuat Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Membangun pendidikan berkualitas sejak usia dini membutuhkan pendekatan yang tepat. Anak tidak boleh dibebani tuntutan akadem...
Metro31 Oktober 2026 16:34
Appi Bidik Makassar Jadi Pusat Medical Tourism Indonesia Timur, Ajak Dokter dan Akademisi Berkolaborasi
MAKASSAR, Trotoar.id — Makassar memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan sekaligus destinasi medical tourism...
Metro31 Oktober 2026 16:31
HUT ke-78 GPIB Immanuel, Appi Ajak Jemaat Jadi Mitra Pemerintah Jaga Kerukunan Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Menjaga keharmonisan dan kedamaian Kota Makassar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan. Peran kom...