Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendampingi Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, meresmikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi dan UKM Sulsel di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassa
MAKASSAR, Trotoar.id – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendampingi Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, meresmikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi dan UKM Sulsel di Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar
Peresmian PLUT ini dirangkaikan dengan Road Show Loka Modal, yang diikuti ratusan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Sulsel.
Acara tersebut menampilkan produk unggulan lokal sebagai bukti kreativitas dan potensi ekonomi daerah.
Dalam sambutannya, Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, memberikan apresiasi kepada Pemprov Sulsel yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam memperkuat UMKM.
Data Kemenkop menunjukkan, Sulsel menempati peringkat pertama nasional dalam kontribusi Kredit Usaha Rakyat (KUR).
“Artinya, ada kepedulian luar biasa dari Pemprov Sulsel dalam mendorong pertumbuhan UMKM. Inilah alasan kami memilih Sulsel sebagai lokasi pertama peluncuran program Loka Modal,” ungkap Maman.
Program Loka Modal difokuskan pada pembiayaan non-KUR dengan skema agunan lebih fleksibel. Kemenkop UMKM juga bekerja sama dengan Kementerian ATR/BPN agar sertifikat tanah masyarakat dapat difungsikan sebagai jaminan kredit.
Sementara itu, Wagub Fatmawati Rusdi menekankan pentingnya peningkatan kapasitas UMKM, tidak hanya dari sisi legalitas, tetapi juga pencatatan keuangan dan manajemen usaha.
“UMKM adalah tulang punggung perekonomian nasional. Pemerintah hadir memberi dukungan agar mereka naik kelas. Kami juga mendorong perbankan menghadirkan produk inklusif, sederhana, dan cepat agar pelaku UMKM mudah mengakses permodalan,” tegas Fatmawati.
Wagub Sulsel juga memaparkan bahwa pada tahun 2024, UMKM berhasil menyerap 4,69 juta tenaga kerja, jauh melampaui usaha menengah-besar yang hanya menyerap 1,22 juta tenaga kerja. Namun, masih ada sekitar 46,4 juta UMKM yang belum terlayani pembiayaan formal.
Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop UMKM, M. Rizal A. Damanik, menambahkan bahwa Sulsel telah menjadi barometer UMKM di kawasan timur Indonesia. Dari total penyaluran kredit UMKM di kawasan timur yang mencapai lebih dari Rp20 triliun, setengahnya berasal dari Sulawesi Selatan.
“Ini pencapaian luar biasa yang menegaskan peran Sulsel sebagai episentrum UMKM di timur Indonesia,” ujar Rizal.
Peresmian PLUT Sulsel dan peluncuran program Loka Modal diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat daya saing UMKM, meningkatkan akses pembiayaan, serta memperluas kesejahteraan masyarakat Sulsel.
Acara ini turut dihadiri pimpinan Bank Indonesia Wilayah Sulsel, perbankan nasional seperti BSI, BRI, BNI, Pegadaian, PMN, Plt Kadis Koperasi dan UKM Sulsel, Kadis Perdagangan Sulsel, Dinas Koperasi Kota Makassar, serta ratusan pelaku UMKM dari seluruh daerah di Sulsel.
JAKARTA, TROTOAR.ID – Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Paritrana…
SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggencarkan upaya pencegahan stunting melalui edukasi…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf melantik sebanyak 55 anggota Badan Permusyawaratan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menerima audiensi jajaran Brighton Property…
SIDRAP, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memperkuat komitmen dalam mencetak generasi sehat…
MAKASSAR, Trotoar.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman mendorong Pemerintah Kabupaten Luwu untuk…
This website uses cookies.