DPRD Sulsel

Fraksi PKB Soroti Dana Hibah Rp17 Miliar untuk Bulukumba yang Belum Direalisasikan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 09 September 2025 17:55

Fraksi PKB Soroti Dana Hibah Rp17 Miliar untuk Bulukumba yang Belum Direalisasikan

MAKASSAR, Trotoar.id – Dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulawesi Selatan, anggota Banggar dari Fraksi PKB, Andi Anwar Purnomo, mempertanyakan komitmen Pemerintah Provinsi Sulsel terkait penyaluran dana hibah yang hingga kini belum direalisasikan.

Andi Anwar mengungkapkan, pada Januari 2025 lalu, Pemprov Sulsel menjanjikan dana hibah sebesar Rp17 miliar untuk Pemerintah Kabupaten Bulukumba.

Bahkan, penyerahan plakat sebagai tanda simbolis pencairan dana telah dilakukan. Namun, hingga September 2025, anggaran tersebut belum juga disalurkan.

“Pak Karo Kesra, saya mau tanyakan soal realisasi penyaluran dana hibah ini. Awal tahun lalu, Pemda Bulukumba dijanjikan dana hibah Rp17 miliar, bahkan penyerahan plakat sudah dilakukan. Tapi sampai sekarang, realisasi anggaran belum ada,” jelas Andi Anwar dalam rapat Banggar, Selasa (9/9/2025).

Dalam forum tersebut, Andi Anwar mendesak Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) untuk memberikan penjelasan terkait keterlambatan penyaluran dana hibah tersebut.

Ia menekankan pentingnya transparansi pemerintah agar tidak menimbulkan kekecewaan, terutama bagi daerah yang sangat bergantung pada bantuan provinsi.

“Kami minta penjelasan yang jelas, supaya pemerintah kabupaten juga tidak menggantungkan harapan yang akhirnya mengecewakan,” tegasnya.

Rapat Banggar yang digelar di Gedung PU, Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar ini dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Sulsel, Fauzi Andi Wawo, bersama Koordinator Banggar, Mizar Roem.

Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga hadir sebagai mitra kerja Komisi E, di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Tenaga Kerja, BPBD, Biro Kesra, dan Dinas Pariwisata.

Keterlambatan penyaluran dana hibah ini menjadi perhatian khusus DPRD Sulsel, mengingat dana tersebut bersumber dari APBD Provinsi Sulsel yang seharusnya digunakan untuk program pembangunan di daerah.

Andi Anwar menilai, ketidakjelasan realisasi anggaran bisa mempengaruhi program prioritas Pemkab Bulukumba, termasuk pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur yang sudah direncanakan.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Juli 2026 21:32
Diskominfo Bulukumba Monev Website Desa, Dorong Transparansi dan Transformasi Digital
BULUKUMBA, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan desa berbasis digital. Melalui Dinas Pembe...
Daerah07 Juli 2026 21:30
Porsenijar PGRI 2026 Ledakkan Ekonomi Sidrap: Rp4,26 Miliar Berputar, Jalanan Lumpuh Diserbu 75 Ribu Pengunjung
SIDRAP, Trotoar.id — Pekan Olahraga dan Seni Pelajar (Porsenijar) PGRI 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tak sekadar sukses sebagai ajang kompe...
Metro07 Juli 2026 16:20
Seleksi Transparan, Pimpinan BAZNAS Makassar 2026–2031 Fokus Digitalisasi dan Penguatan Data
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memastikan proses seleksi Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar periode 2026–2...
Daerah07 Juli 2026 16:16
Bupati Barru Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Raih WTP ke-11 Berturut-turut
Barru, Trotoar.id — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Rapat Paripurna Tingkat I DPRD Kabupaten Barru dalam rangka penyampaian Rancanga...