Jufri Rahman, menegaskan ketahanan pangan adalah fondasi kedaulatan bangsa. Ia menyebut capaian produksi jagung Sulsel dalam lima tahun terakhir
Makassar, Trotoar.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto–Wakil Presiden Gibran Rakabuming di bidang ketahanan pangan.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui keterlibatan aktif pada inisiatif Senator Peduli Ketahanan Pangan yang digagas Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.
Program ini akan dicanangkan serentak pada 27 September 2025 di empat provinsi percontohan: Bengkulu, NTT, Sulawesi Selatan, dan Papua Tengah.
Khusus untuk Subwilayah Timur I, Sulsel ditunjuk menjadi tuan rumah dengan lokasi pencanangan di Desa Manggalung, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep.
“Pencanangan di Pangkep akan menjadi momentum penting, bukan hanya untuk Sulsel, tetapi juga untuk penguatan ekosistem pangan nasional,” ujar Deputi Bidang Persidangan Sekjen DPD RI, Oni Choiruddin, saat Rapat Koordinasi di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (18/9/2025).
Oni menjelaskan, program ini tidak berhenti pada seremonial, melainkan menyentuh masyarakat langsung.
Implementasinya mencakup penanaman bibit pangan, penyediaan pupuk, bantuan alsintan, hingga penguatan kelembagaan ekonomi melalui koperasi tani, BUMDes, dan UMKM pangan lokal.
Program tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. Pemerintah menyiapkan bantuan benih jagung untuk lahan 5.000 hektare serta distribusi pupuk dan alsintan.
“Jagung dipilih sebagai komoditas utama karena selain untuk kebutuhan pangan, juga menjadi bahan baku pakan ternak. Dampaknya berlapis, dari ketahanan pangan hingga penguatan sektor peternakan,” jelas Oni.
Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, menegaskan ketahanan pangan adalah fondasi kedaulatan bangsa. Ia menyebut capaian produksi jagung Sulsel dalam lima tahun terakhir konsisten di atas 2 juta ton per tahun, dengan proyeksi 2025 menembus 2,8 juta ton dari luas panen 477 ribu hektare.
“Ini bukti komitmen Sulsel sebagai pilar ketahanan pangan nasional. Program Senator Peduli Ketahanan Pangan sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, khususnya membangun masyarakat produktif dan mandiri dalam bidang pangan,” ucap Jufri.
Ia menambahkan keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi multipihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, perguruan tinggi, kelompok tani, hingga masyarakat.
“Tujuan akhirnya bukan sekadar swasembada, tapi kedaulatan pangan yang menyejahterakan rakyat,” tegasnya.
Acara pencanangan di Pangkep rencananya akan dihadiri Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, 35 senator dari sembilan provinsi Subwilayah Timur I, serta Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Presiden RI Prabowo Subianto juga dijadwalkan hadir secara virtual.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Wakil Bupati Pangkep Abdul Rahman Assegaf, perwakilan Bank Indonesia, Bulog, serta jajaran TNI-Polri.
LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area memperkuat Forum Desa (Fordes)…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, resmi membuka The 13th National…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menawarkan solusi pertanian modern berbasis smart greenhouse…
JAKARTA,TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Boga Group membuka peluang kerja bagi masyarakat…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar acara lepas sambut Ketua Pengadilan Agama…
JAKARTA , TROTOAR.ID — Dinamika jelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai menghangat.…
This website uses cookies.