Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, menegaskan pentingnya pembahasan APBD Pokok Tahun 2026 diarahkan pada program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Fauzi usai memimpin rapat pimpinan yang di hadiri pimpinan fraksi dan Komisi DPRD Sulsel
Menurutnya, DPRD sebagai wakil rakyat memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan alokasi anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita ini kan semua wakil rakyat. Jadi mari kita mendorong agar alokasi APBD lebih fokus pada program kerakyatan, seperti pendidikan, sosial, dan kesehatan,” tegas Fauzi, Seni (22/ 9/2025).
Selain itu, Fauzi juga mengungkapkan, salah satu fokus utama yang akan diperjuangkan adalah peningkatan anggaran di sektor pendidikan, khususnya program beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa Sulsel.
Ia memastikan alokasi beasiswa dalam APBD 2026 akan mengalami peningkatan signifikan.
“Anggaran untuk pendidikan, terutama beasiswa, Insyaallah akan kita tingkatkan. Hal ini penting untuk mendukung generasi muda Sulsel agar bisa terus berprestasi dan memiliki daya saing,” jelasnya.
Tak hanya pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi perhatian serius. Fauzi menegaskan, DPRD Sulsel akan mengawal agar anggaran kesehatan, baik untuk pelayanan medis maupun program kesehatan masyarakat, mendapat porsi yang lebih besar.
Fauzi juga mengingatkan seluruh pimpinan fraksi untuk menjaga integritas dan transparansi dalam proses pembahasan anggaran.
Menurutnya, keterbukaan dalam pengelolaan APBD akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap DPRD dan pemerintah daerah.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBD benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat, bukan hanya angka di atas kertas,” ujarnya.
Fauzi menekankan bahwa DPRD harus hadir sebagai pengawal kepentingan rakyat dengan memastikan setiap program prioritas yang disusun pemerintah benar-benar tepat sasaran.
“Peran DPRD adalah memastikan APBD menjadi instrumen pembangunan yang berpihak pada rakyat. Ini yang akan terus kami kawal,” pungkasnya.
Dengan penekanan pada sektor pendidikan, sosial, dan kesehatan, diharapkan APBD 2026 dapat menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan.
Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja sektor pajak hiburan di Kota Makassar menunjukkan tren yang semakin menggembirakan.…
LUWU, Trotoar.id — Peringatan Hari Posyandu Nasional tingkat Kabupaten Luwu digelar di Posyandu Sartika, Desa…
This website uses cookies.