Kementerian keuangan

Menkeu Purbaya: Dana Pemda Nganggur Bisa Diambil Alih Pusat

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 25 September 2025 21:05

Menkeu Purbaya: Dana Pemda Nganggur Bisa Diambil Alih Pusat
Menkeu Purbaya: Dana Pemda Nganggur Bisa Diambil Alih Pusat

JAKARTA, Trotoar.id — Minimnya realisasi anggaran pemerintah daerah (pemda) menjadi sorotan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Hingga 25 September 2025, realisasi belanja APBD baru mencapai Rp656,4 triliun atau 46,86 persen dari total pagu Rp1.400 triliun.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan pihaknya akan mengevaluasi dana pemda yang masih mengendap di rekening perbankan. Bahkan, Kemenkeu membuka opsi untuk menarik kembali dana tersebut bila terbukti tidak terpakai secara maksimal.

“Kalau benar uangnya nganggur, kita akan ambil kembali. Nanti kita lihat-lihat dulu,” ujar Purbaya di Jakarta, Kamis (25/9).

Menurutnya, pemerintah pusat akan menghitung ulang kebutuhan APBD setiap daerah. Jika dalam penyalurannya tetap lambat, maka alokasi dana bisa dikurangi atau diambil alih untuk dikelola langsung oleh pemerintah pusat.

Meski demikian, Purbaya menegaskan Kemenkeu tetap mempertimbangkan kebutuhan daerah di awal tahun anggaran.

“Tapi kita mau hitung juga, harus hitung juga bahwa mereka perlu dana untuk awal tahun, Januari, Februari. Tapi kalau betul-betul nganggur di sana, ya kita ambil alih, kita pindahin,” tegasnya.

Selain itu, Purbaya berencana memberikan edukasi kepada kepala daerah agar lebih optimal dalam membelanjakan anggaran, khususnya untuk program-program prioritas yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Nanti akan kita coba cash flow, prosedurnya biar lebih cepat. Tapi itu enggak bisa tiba-tiba. Kita harus edukasi dulu ke mereka, dan kita lihat mereka mampu atau tidak,” jelasnya.

Kemenkeu mencatat, hingga akhir Agustus 2025, dana pemda yang masih mengendap di perbankan mencapai Rp233,11 triliun, naik dari Rp192,57 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

“Yang jelas, kita akan evaluasi dana di perbankan yang punya pemda. Setiap akhir Desember, sekitar Rp100 triliun selalu masih tersisa. Nah, itu nanti kita lihat berapa yang benar-benar terpakai,” pungkas Purbaya.

Penulis : Upiq

 Komentar

Berita Terbaru
Metro19 Oktober 2026 19:41
Pemkot Makassar Gandeng UI dan Unhas, Siapkan ASN dan Pelajar Hadapi Tantangan Kota Global
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar membuka peluang kolaborasi dengan Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI) ...
Politik19 Oktober 2026 18:32
IAS Bentuk 11 Korwil Golkar Sulsel, Musda Kabupaten/Kota Ditarget Rampung Akhir 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mulai mempercepat konsolidasi organisasi dengan mem...
Metro19 Oktober 2026 15:53
Digitalisasi PBG Dongkrak Retribusi Makassar Rp21,38 Miliar, Baru 37 Persen Bangunan Teridentifikasi Berizin
MAKASSAR, Trotoar.id — Digitalisasi perizinan bangunan mulai menunjukkan hasil bagi Pemerintah Kota Makassar. Hingga Oktober 2026, realisasi retribu...
Parlemen19 Oktober 2026 15:46
Marthen Rantetondok Apresiasi Multiyears Pemprov Sulsel, Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Toraja dan Luwu
MAKASSAR, Trotoar.id — Pembangunan infrastruktur jalan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat ...