Categories: Metro

Munafri: Sinergi Pemuda, Aparat, dan Pemerintah Kunci Stabilitas Makassar

Pemkot makassar

Makassar, Trotoar.id – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan pemuda sebagai kunci menjaga stabilitas kota.

Hal itu ia sampaikan dalam forum dialog bersama organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Cipayung Plus, bertajuk “Kota dan Kemanusiaan: Mewujudkan Demokrasi Berbasis HAM” di Tribun Karebosi, Rabu malam (1/10/2025).

Dalam kesempatan itu, Munafri hadir langsung mendengar aspirasi, saran, sekaligus gagasan mahasiswa dari berbagai elemen.

“Forum ini menjadi ruang sinergi untuk menjaga stabilitas, memperkuat kolaborasi, dan mendorong arah pembangunan yang berkeadilan,” ujar Munafri.

Menurutnya, Makassar sebagai pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia menanggung beban sekaligus harapan besar dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa dan derasnya arus urbanisasi.

“Pemerintah tidak mungkin menyelesaikan semua persoalan sendiri. Kita butuh TNI, Polri, pedagang, mahasiswa, semua pihak. Hanya dengan kekuatan bersama, pembangunan bisa berjalan efektif,” tegas mantan bos PSM Makassar itu.

Munafri menekankan pentingnya kolaborasi inklusif, di mana semua pihak tanpa membeda-bedakan latar belakang bisa berkontribusi menjaga stabilitas sosial dan politik kota.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengapresiasi mahasiswa yang dinilainya mampu menjaga kondusivitas saat menyampaikan aspirasi. Ia menegaskan, unjuk rasa adalah hak warga negara, namun pelaksanaannya juga harus menghormati hak orang lain.

“Undang-undang sudah jelas mengatur tata cara aksi agar aspirasi tersampaikan tanpa mengganggu masyarakat. Semua aturan dibuat demi keseimbangan,” katanya.

Arya juga mengingatkan peristiwa ricuh 29 Agustus lalu, di mana aksi damai mahasiswa berubah anarkis karena ditunggangi pihak tak bertanggung jawab.

“Itu bukan lagi mahasiswa, melainkan pelaku kriminal. Demokrasi harus dijaga agar tidak dimanfaatkan untuk merusak tatanan sosial,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 1408/Makassar, Franki Susanto, menekankan pentingnya peran pemuda menjaga idealisme dan semangat bela negara di tengah ancaman global.

“Ancaman saat ini bukan hanya perang fisik, tetapi juga perang hibrida: melalui media sosial, ekonomi, isu suku, agama, bahkan sejarah. Itu semua bisa dipakai untuk melemahkan bangsa,” jelas Franki.

Ia menegaskan bahwa TNI lahir dari rakyat dan selalu berdiri bersama rakyat. “NKRI harga mati. Mari kita jaga Makassar dengan semangat bela negara dan nasionalisme yang tinggi,” ujarnya.

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Dengar Kabar Lansia Tinggal di Gubuk, Wali Kota Munafri Langsung Respon Cepat Berikan Bantuan

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat…

12 jam ago

Pemkab Sidrap Jajaki Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Solar Karya Energy

SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi…

13 jam ago

Bupati Sidrap Terima KPPG Kendari, Dorong SPPG Capai Level Terbaik

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi…

13 jam ago

Jelang Pelantikan KNPI Sulsel, Vonny Ameliani Perkuat Sinergi OKP Lewat Audiensi

MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia…

13 jam ago

Sekda Sidrap Dalami Kapasitas Kandidat pada Tahap Wawancara Selter JPT Pratama

MAKASSAR, Trotoar.id — Tahapan wawancara Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.b…

13 jam ago

Dari Mubes untuk Negeri: Alumni Unhas Bahas Ketahanan Pangan dan Energifoto: ilustrasi

MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin yang digelar di Four…

14 jam ago

This website uses cookies.