JAKARTA, Trotoar.id — Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan pihaknya menargetkan proses konsolidasi organisasi melalui Musyawarah Daerah (Musda) tingkat DPD I di seluruh provinsi rampung pada November 2025.
Dari total 38 provinsi, sebanyak 25 DPD I telah menuntaskan Musda. Sisa provinsi lainnya tengah dipacu penyelesaiannya hingga akhir November.
“Saat ini sudah 25 DPD I melaksanakan konsolidasi organisasi atau Musda. Tinggal beberapa daerah lagi yang akan dirampungkan hingga akhir November,” ujar Bahlil.
Baca Juga :
Ia menekankan bahwa penyelesaian konsolidasi struktural ini merupakan langkah awal untuk memanaskan mesin politik Partai Golkar sejak dini.
Target politik yang dipasang cukup tinggi, yaitu kemenangan sebesar 60 persen pada pemilu mendatang.
Bahlil juga menegaskan pentingnya menjaga demokrasi internal partai. Menurutnya, kepemimpinan di daerah harus lahir dari Musda, bukan hasil penunjukan langsung DPP.
“Partai Golkar itu dinamis dan menghargai proses demokrasi. Karena itu Musda tidak boleh dibawa ke Jakarta. Demokrasi harus hidup di daerah,” tegasnya.
Sebagai mantan Bendahara Umum DPD Partai Golkar di daerah, Bahlil mengaku memahami betul bahwa kekuatan partai bertumpu pada struktur akar rumput.
“Konsolidasi bukan sekadar agenda administratif, tetapi bentuk tanggung jawab kita untuk menjaga roh demokrasi partai,” katanya.
Menutup pernyataannya, Bahlil menyebut bahwa arah politik Golkar ke depan akan ditentukan oleh kebersamaan dan soliditas seluruh kader.
“Tidak ada partai yang hebat tanpa konsolidasi. Tidak ada kemenangan yang lahir tanpa kebersamaan. Karena itu, 2025–2026 kita tetapkan sebagai tahun konsolidasi total,” tandasnya.



Komentar