Menteri Pertanian

Mentan Amran Banggakan Generasi Baru Combine Harvester Buatan Anak Bangsa

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Rabu, 05 November 2025 22:12

Mentan Amran Banggakan Generasi Baru Combine Harvester Buatan Anak Bangsa

SERPONG Trotoar.id — Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan kebanggaannya atas kemajuan teknologi alat dan mesin pertanian (alsintan) hasil inovasi anak bangsa.

Salah satunya adalah combine harvester generasi terbaru hasil pengembangan Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Mekanisasi Pertanian (BRMP Mektan) di Serpong, Tangerang.

Saat meninjau langsung dan menjajal performa Combine Harvester MUD MAX, Senin (3/11/2025), Amran menegaskan bahwa transformasi menuju pertanian modern merupakan kunci keberlanjutan swasembada pangan nasional.

“Kita sedang melakukan transformasi dari pertanian tradisional ke modern. Kita sudah pakai drone untuk memupuk dan menanam, menggunakan precision agriculture dan smart farming. Kalau pertanian modern diterapkan secara luas, biaya bisa turun dan produktivitas naik,” ujar Amran.

Mentan menilai, kehadiran generasi baru combine harvester menjadi simbol kemajuan mekanisasi pertanian Indonesia, karena mampu memotong waktu dan biaya panen secara signifikan, sekaligus tetap efisien di lahan sawah dengan kondisi drainase buruk.

Berdasarkan data BRMP Mektan, prototipe MUD MAX memiliki lebar kerja 2,05 meter, daya mesin 100 HP, dan bobot 2.905 kilogram.

Dengan tekanan tanah 0,17 kg/cm² dan ground clearance 480 mm, alat ini terbukti mampu beroperasi optimal di lahan berlumpur dengan daya dukung rendah (soil bearing capacity 0,204 kg/cm²).

“Kita ingin pengembangannya terus berlanjut. Harapan saya, ke depan combine harvester seperti ini bisa menggunakan baterai dan sistem robotik sehingga bisa dikontrol jarak jauh. Generasi milenial dan Gen Z bisa panen dari ruang kontrol itulah mimpi pertanian masa depan,” tambahnya.

Amran juga mengungkapkan bahwa teknologi alsintan kini semakin terjangkau berkat efisiensi produksi.

“Dulu combine harvester harganya Rp600 juta, sekarang bisa separuhnya. Rice transplanter dulu Rp60 juta, sekarang Rp10 juta-an,” ungkapnya.

Selain combine harvester, BRMP Mektan juga tengah mengembangkan Mini Transplanter 4 Row, alat tanam berukuran kecil yang cocok untuk lahan sempit dan menengah.

Alat tersebut telah disosialisasikan di Lampung Tengah dan mendapat sambutan positif dari petani karena mudah dioperasikan dan hemat energi.

Sebagai Ketua Umum Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Amran menegaskan bahwa penguasaan teknologi modern di sektor pertanian merupakan kunci menuju kemandirian pangan Indonesia.

“Dulu menanam satu hektare butuh 25 orang, sekarang cukup satu operator dan selesai dalam sehari. Produktivitas naik, biaya produksi turun. Semua ini berkat teknologi seperti AI dan robotik,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di KTT APEC 2025 di Gyeongju, Korea Selatan, menegaskan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada beras dan jagung hanya dalam satu tahun pemerintahan.

“Teknologi dan kecerdasan buatan telah membawa Indonesia ke tingkat produksi tertinggi dalam sejarah kemerdekaan. Ini bukan hanya capaian sektor pertanian, tapi kemenangan bangsa menuju kedaulatan pangan,” tegas Presiden Prabowo.

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Metro09 Mei 2026 22:43
Kafilah MTQ Makassar Raih 47 Juara, Wali Kota Munafri Arifuddin Berikan Bonus
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memberikan apresiasi berupa bonus kepada kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Makassar yang ...
Olahraga09 Mei 2026 22:32
Munafri Arifuddin Buka Sipakracca MMA Sulsel, 100 Atlet Siap Bertarung Menuju Level Dunia
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong prestasi olahraga dengan menjadi tuan rumah turnamen perdana Si...
Metro09 Mei 2026 21:06
Pemkot Makassar Terapkan Sistem Merit Berbasis Digital, Munafri Tegaskan Karier ASN Harus Transparan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong reformasi birokrasi melalui penerapan sistem merit berbasis digital dalam pengelolaa...
Daerah09 Mei 2026 21:04
Bupati Sidrap Dorong Petani Modern, Kolaborasi Teknologi dan Mekanisasi Jadi Kunci
SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan bahwa transformasi menuju petani modern harus ditopang oleh ko...