Wali Kota Munafri Tegaskan Pentingnya Keamanan Lingkungan Masyarakat
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya keamanan dan ketertiban lingkungan sebagai pondasi utama terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, produktif, dan harmonis.
Hal itu disampaikan saat dirinya bertindak sebagai Pembina Apel Siaga Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) yang digelar di pelataran Masjid Al-Markaz Al-Islami, Jumat (7/11/2025) malam.
Apel yang melibatkan lima kecamatan di wilayah utara kota Tallo, Bontoala, Wajo, Ujung Tanah, dan Ujung Pandang mengusung tema “Merajut Harmoni,
Membangun Kebersamaan untuk Makassar Aman dan Mulia.” Kegiatan ini turut dihadiri unsur TNI-Polri, Satpol PP, Linmas, serta perwakilan masyarakat dari masing-masing wilayah.
Dalam arahannya, Munafri menekankan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi kebutuhan dasar setiap warga.
Menurutnya, rasa aman di lingkungan menjadi faktor utama yang menentukan tingkat kebahagiaan dan produktivitas masyarakat.
“Ketika orang merasa aman di lingkungannya, mereka cenderung lebih bahagia, lebih produktif, dan berkontribusi positif bagi komunitasnya. Setiap individu berhak bekerja dan pulang tanpa rasa takut,” tegasnya.
Wali Kota yang akrab disapa Appi itu juga menyoroti aksi tawuran kelompok yang sempat terjadi di wilayah utara kota sebagai peringatan penting agar masyarakat tidak bersikap pasif terhadap situasi keamanan di lingkungannya.
Ia meminta seluruh elemen untuk lebih aktif dalam menjaga ketertiban dan mencegah potensi konflik sejak dini.
“Apel ini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum memperkuat tanggung jawab bersama menjaga wilayah masing-masing,” ujarnya.
Munafri menegaskan, Pemkot Makassar telah menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat stabilitas keamanan di titik-titik rawan konflik.
Di antaranya, peningkatan koordinasi antara pemerintah kecamatan, Satpol PP, Linmas, serta tokoh masyarakat agar setiap potensi gangguan bisa terdeteksi lebih cepat.
“Komunikasi yang baik dari tingkat rumah tangga, RT, RW, hingga kelurahan adalah kunci agar situasi tetap terkendali,” imbuhnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran masyarakat, khususnya Satlinmas dan para tokoh warga, sebagai garda terdepan dalam pencegahan dini.
“Satlinmas jangan hanya jadi penonton. Mereka harus aktif melaporkan setiap potensi gangguan. Toko-toko warga juga bisa jadi pusat informasi bagi aparat,” jelasnya.
Selain itu, Munafri menilai perang kelompok bukan semata masalah kriminalitas, melainkan persoalan sosial yang harus diselesaikan secara kolaboratif dan humanis.
Karena itu, Pemkot bersama TNI-Polri berkomitmen memperkuat pendekatan kemasyarakatan guna membangun kembali kepercayaan dan harmoni sosial di wilayah terdampak konflik.
Menutup arahannya, Munafri mengajak seluruh warga untuk memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menjaga keamanan. Ia berharap apel tersebut menjadi langkah nyata mempererat kolaborasi antarwarga, aparat, dan pemerintah.
“Mari kita saling menjaga, saling membantu, dan mempererat kebersamaan demi Makassar yang aman, tertib, dan bermartabat,” pungkasnya.
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang bergerak cepat merespons laporan warga di media sosial…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima audiensi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI)…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polda…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa profesi wartawan merupakan profesi terhormat…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus memperkuat implementasi Posyandu Era Baru sebagai pusat layanan…
This website uses cookies.