Makassar, Trotoar.id — Bakal calon Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan, Vonny Ameliani Suardi, mengungkapkan bahwa langkahnya untuk maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Sulsel telah mendapat restu dari Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan.
Restu tersebut menjadi modal awal yang menguatkan tekadnya untuk ikut berkompetisi dalam pemilihan pimpinan organisasi kepemudaan terbesar di daerah itu.

Dukungan tersebut terlihat dalam sebuah foto yang beredar, di mana Vonny tampil bersama Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Iwan Darmawan Aras sambil memperagakan simbol saranghaeyo atau isyarat membentuk huruf “V”.
Baca Juga :
Simbol itu tidak hanya bermakna sebagai bentuk dukungan, tetapi juga menjadi representasi dari inisial namanya, yakni Vonny, yang kini telah dikenal luas di kalangan pemuda dan kader organisasi.
“Iya, insya Allah. Sebelum saya mulai gencar melakukan konsolidasi dengan OKP dan DPD KNPI kabupaten/kota, saya terlebih dahulu memohon restu kepada Ketua DPD Partai Gerindra Sulsel,” ujar Vonny saat dikonfirmasi, Senin (2/12/2025).
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk etika politik dan tanggung jawab moral sebagai anggota Fraksi Gerindra di DPRD Sulawesi Selatan sekaligus kader aktif partai.
Ia menegaskan, setiap langkah politik yang diambil harus sejalan dengan garis kebijakan partai dan mengedepankan komunikasi yang baik dengan pimpinan.
Vonny menyebut bahwa setelah mengantongi restu, dirinya mulai membangun komunikasi intensif dengan sejumlah pengurus KNPI di tingkat kabupaten/kota.
Konsolidasi dilakukan untuk menyerap aspirasi pemuda, memahami persoalan di daerah, serta menyamakan visi tentang arah gerakan KNPI Sulsel ke depannya.
Ia juga mengungkapkan bahwa KNPI ke depan tidak hanya menjadi simbol organisasi kepemudaan, tetapi harus mampu tampil sebagai wadah yang produktif, solutif, dan berdaya saing.
Fokusnya adalah mendorong lahirnya program-program konkret yang menyentuh langsung kebutuhan pemuda, mulai dari peningkatan kapasitas, kewirausahaan, hingga penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.
“KNPI harus hadir sebagai rumah besar pemuda Sulsel. Bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi ruang aktualisasi, kolaborasi, dan inovasi anak muda,” tambahnya.
Dengan pengalaman di dunia politik dan organisasi, Vonny optimistis dapat membawa energi baru bagi KNPI Sulawesi Selatan.
Ia berharap pelaksanaan Musda nantinya dapat berlangsung demokratis, bermartabat, serta melahirkan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen pemuda tanpa sekat dan kepentingan sempit.











Komentar