Makassar, Trotoar.id – Tim medis dan kedaruratan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) kembali menunjukkan respons cepat dalam penanganan bencana alam.
Mereka berhasil mengevakuasi tiga warga yang menjadi korban banjir bandang di wilayah Sumatera dan Aceh.
Proses evakuasi dilakukan pada Kamis (5/12) sore, di lokasi yang sebelumnya sangat sulit dijangkau akibat genangan air dan kerusakan akses jalan.
Evakuasi ini merupakan bagian dari upaya kemanusiaan yang dilakukan untuk memastikan para korban selamat dan mendapatkan penanganan medis sesegera mungkin.
Dengan segala keterbatasan di lapangan, tim tetap berupaya menembus area terdampak banjir dengan mengandalkan peralatan medis darurat, bantuan relawan, serta dukungan dari masyarakat setempat.
Setelah berhasil dievakuasi, ketiga korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terdekat untuk mendapatkan perawatan lanjutan.
Pihak rumah sakit telah menyiapkan tenaga kesehatan dan fasilitas penunjang guna memberikan penanganan sesuai dengan kondisi masing-masing korban, termasuk kemungkinan tindakan medis lanjutan jika dibutuhkan.
Tim medis menjelaskan bahwa para korban mengalami luka dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda.
Luka tersebut disebabkan oleh benturan serta paparan benda-benda yang terbawa arus air saat banjir bandang melanda kawasan permukiman.
Situasi darurat yang terjadi membuat para korban tidak sempat menyelamatkan diri dengan optimal, sehingga membutuhkan bantuan segera dari petugas.
Adapun korban pertama merupakan seorang anak berusia 8 tahun yang mengalami luka pada bagian jari tangan saat kejadian berlangsung.
Korban kedua adalah seorang pria berusia 70 tahun yang mengalami infeksi pada tangan kanannya setelah tertusuk kayu ketika berusaha menyelamatkan diri.
Sementara korban ketiga, seorang perempuan berusia 58 tahun, mengalami infeksi pada bagian kaki akibat terbentur benda keras yang hanyut terbawa arus.
Saat ditemukan, kondisi ketiga korban cukup memprihatinkan karena berada di area dengan genangan air yang masih tinggi dan medan yang sulit dilalui kendaraan.
Proses evakuasi pun harus dilakukan secara perlahan dan penuh kehati-hatian. Tim medis dibantu oleh relawan serta warga sekitar agar korban dapat dipindahkan dengan aman ke titik evakuasi terdekat.
“Alhamdulillah, ketiga korban dapat kami evakuasi dengan selamat dan kini sudah berada di RSUD untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Mereka saat ini berada dalam pengawasan ketat oleh tenaga medis,” ujar salah satu perwakilan tim medis Pemprov Sulsel.
Ia juga mengimbau seluruh masyarakat yang berada di wilayah terdampak banjir agar tetap waspada, terutama terhadap potensi bahaya lanjutan seperti benda tajam, arus susulan, dan kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya aman.
Masyarakat diminta segera menghubungi petugas bila menemukan warga lain yang membutuhkan pertolongan medis darurat.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pengurus Cabang Indonesia Off-road Federation (IOF) Makassar sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab)…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati, menutup rangkaian kegiatan reses ketiga masa…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Sinergi berbasis swadaya masyarakat ditunjukkan Pemerintah Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, bersama unsur…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menargetkan penambahan cetak sawah baru seluas 600…
MAKASSAR, TEOTOAR.ID — Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Eric Horas, menyoroti maraknya aksi begal yang…
This website uses cookies.