Bulukumba, Trotoar.id – Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba menggelar puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 tingkat kabupaten di Ballroom Hotel Agri, Kota Bulukumba, Senin, 8 Desember 2025.
Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, organisasi perempuan, serta ratusan kader PKK dari tingkat kabupaten hingga desa.
Dalam momen tersebut, Tim Penggerak PKK Kecamatan Kajang menampilkan drama mini bertema pencegahan perkawinan usia anak.
Pentas ini menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat agar lebih sadar akan dampak negatif pernikahan di usia dini, terutama terhadap masa depan generasi muda.
Melalui alur cerita yang dekat dengan realitas sosial, drama ini menggambarkan tekanan tradisi terhadap seorang pelajar yang dijodohkan oleh orang tuanya.
Namun sang anak menolak dan memilih untuk mempertahankan haknya melanjutkan pendidikan demi meraih masa depan yang lebih baik.
Konflik dalam drama berujung pada intervensi pemerintah desa dan kader PKK yang memberikan pemahaman mengenai risiko perkawinan usia anak, baik dari sisi psikologis, kesehatan, hingga masa depan keluarga.
Edukasi tersebut akhirnya melunakkan sikap orang tua dan mendorong mereka untuk menghargai pilihan sang anak.
Sekretaris TP PKK Kecamatan Kajang, Hj. Diarni, menyampaikan bahwa pesan utama dari drama itu adalah mempertegas hak anak untuk menentukan jalan hidupnya, terutama dalam hal pendidikan dan pernikahan.
Menurutnya, tradisi tidak boleh menjadi alasan untuk mengorbankan masa depan anak.
Upaya pencegahan yang dilakukan PKK bersama berbagai pihak mulai menunjukkan hasil positif.
Berdasarkan data TP PKK Kabupaten Bulukumba, jumlah perkawinan usia anak mengalami penurunan signifikan.
Pada 2023 tercatat 53 kasus, turun menjadi 25 kasus pada 2024, dan hingga September 2025 tersisa 18 kasus.
Ketua TP PKK Bulukumba, Hj. Andi Herfida Muchtar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang terus aktif mengedukasi masyarakat.
Ia menegaskan, pencegahan perkawinan usia anak akan terus menjadi fokus utama gerakan PKK di semua tingkatan.
“PKK akan selalu hadir membantu pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan sosial, termasuk pernikahan dini. Upaya ini akan terus kita masifkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” tegas Andi Herfida.
Puncak peringatan HKG ke-53 ini dibuka resmi oleh Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf.
Dalam sambutannya, ia menyoroti peran penting kader PKK sebagai ujung tombak pembangunan berbasis keluarga, termasuk dalam menekan angka stunting dan perkawinan usia anak.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba HKG, yang diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, keterampilan, serta partisipasi aktif kader PKK dalam pemberdayaan keluarga dan perkembangan UMKM di Bulukumba.
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi merilis jadwal lengkap Piala Dunia 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah…
MEXICO, Trotoar.id – Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan seremoni pembukaan yang bukan sekadar pertunjukan…
JAKARTA, TROTOAR ID — Prestasi di tingkat nasional kembali ditorehkan oleh Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap),…
SIDRAP, TEOTOAR.ID — Upaya memperkuat sektor ketahanan pangan dilakukan melalui studi tiru lintas daerah yang…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Edukasi kebencanaan kepada anak usia dini terus diperkuat sebagai bagian dari upaya…