Pemda Bulukumba

PKK Bulukumba Angkat Isu Pencegahan Perkawinan Anak di Puncak HKG ke-53

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 08 Desember 2025 20:11

PKK Bulukumba Angkat Isu Pencegahan Perkawinan Anak di Puncak HKG ke-53

Bulukumba, Trotoar.id – Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba menggelar puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-53 tingkat kabupaten di Ballroom Hotel Agri, Kota Bulukumba, Senin, 8 Desember 2025.

Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, organisasi perempuan, serta ratusan kader PKK dari tingkat kabupaten hingga desa.

Dalam momen tersebut, Tim Penggerak PKK Kecamatan Kajang menampilkan drama mini bertema pencegahan perkawinan usia anak.

Pentas ini menjadi bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat agar lebih sadar akan dampak negatif pernikahan di usia dini, terutama terhadap masa depan generasi muda.

Melalui alur cerita yang dekat dengan realitas sosial, drama ini menggambarkan tekanan tradisi terhadap seorang pelajar yang dijodohkan oleh orang tuanya.

Namun sang anak menolak dan memilih untuk mempertahankan haknya melanjutkan pendidikan demi meraih masa depan yang lebih baik.

Konflik dalam drama berujung pada intervensi pemerintah desa dan kader PKK yang memberikan pemahaman mengenai risiko perkawinan usia anak, baik dari sisi psikologis, kesehatan, hingga masa depan keluarga.

Edukasi tersebut akhirnya melunakkan sikap orang tua dan mendorong mereka untuk menghargai pilihan sang anak.

Sekretaris TP PKK Kecamatan Kajang, Hj. Diarni, menyampaikan bahwa pesan utama dari drama itu adalah mempertegas hak anak untuk menentukan jalan hidupnya, terutama dalam hal pendidikan dan pernikahan.

Menurutnya, tradisi tidak boleh menjadi alasan untuk mengorbankan masa depan anak.

Upaya pencegahan yang dilakukan PKK bersama berbagai pihak mulai menunjukkan hasil positif.

Berdasarkan data TP PKK Kabupaten Bulukumba, jumlah perkawinan usia anak mengalami penurunan signifikan.

Pada 2023 tercatat 53 kasus, turun menjadi 25 kasus pada 2024, dan hingga September 2025 tersisa 18 kasus.

Ketua TP PKK Bulukumba, Hj. Andi Herfida Muchtar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang terus aktif mengedukasi masyarakat.

Ia menegaskan, pencegahan perkawinan usia anak akan terus menjadi fokus utama gerakan PKK di semua tingkatan.

“PKK akan selalu hadir membantu pemerintah dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan sosial, termasuk pernikahan dini. Upaya ini akan terus kita masifkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” tegas Andi Herfida.

Puncak peringatan HKG ke-53 ini dibuka resmi oleh Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf.

Dalam sambutannya, ia menyoroti peran penting kader PKK sebagai ujung tombak pembangunan berbasis keluarga, termasuk dalam menekan angka stunting dan perkawinan usia anak.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba HKG, yang diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, keterampilan, serta partisipasi aktif kader PKK dalam pemberdayaan keluarga dan perkembangan UMKM di Bulukumba.

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen11 Agustus 2026 17:51
DPRD Sulsel Soroti Empat Kali Pergeseran APBD 2026, Anggaran Komcad Rp30 Miliar Dipertanyakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan mempertanyakan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulsel yang tela...
Metro11 Agustus 2026 16:05
Kalla Youth Fest 2026 Segera Digelar, Appi Dorong Jadi Ruang Nyata Pemberdayaan Anak Muda Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendorong Kalla Youth Fest (KYF) 2026 tidak berhenti sebagai festival tahunan, tetapi be...
Daerah11 Agustus 2026 14:55
Bulukumba Bidik Pasar Kalimantan, Siap Pasok Pangan ke Balikpapan Lewat Jalur Laut
BALIKPAPAN, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, mulai membidik pasar pangan Kalimantan Timur. Melalui kerja sama antardae...
Metro11 Agustus 2026 13:00
Pemkot Makassar Perketat Reklame, 12 Ruas Jalan dan 3 Spot Masuk Zona Larangan
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memperketat penataan reklame di sejumlah kawasan strategis kota. Selain menertibkan reklame yang dip...