MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan hasil Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Hotel Horizon Makassar, Vonny Ameliani Suardi, mengungkapkan mimpi besarnya untuk membawa pemuda Sulawesi Selatan menuju kemandirian dan persatuan dalam wadah KNPI.
Hal tersebut disampaikan Vonny saat menggelar silaturahmi santai bersama organisasi kepemudaan (OKP) pendukungnya dalam kegiatan ngopi bersama di Warkop Daeng Anas, Jalan Faisal, Makassar, Rabu (16/12/2026).
Vonny menegaskan, visinya ke depan adalah menyatukan seluruh elemen pemuda Sulsel agar mampu berdiri mandiri secara organisasi maupun ekonomi, serta mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah dan nasional.
Baca Juga :
“Saya punya mimpi bagaimana pemuda di Sulsel bisa menyatu dan memiliki kemandirian dalam berhimpun di KNPI, khususnya dalam mendukung program dan Asta Cita Presiden Prabowo,” ujar Vonny.
Ia juga menegaskan tidak ingin terjebak dalam polemik terkait adanya pihak lain yang menggelar Musda di lokasi berbeda dan mengatasnamakan KNPI.
Menurutnya, legitimasi kepemimpinannya sepenuhnya berada pada OKP yang secara sah berhimpun dalam KNPI Sulawesi Selatan.
“Saya tidak mau pusing dengan itu. Bagi saya, legitimasi KNPI ada pada OKP yang berhimpun dan berproses bersama di KNPI,” tegasnya.
Pasca ditetapkan sebagai Ketua KNPI Sulsel, Vonny menyatakan ingin fokus menjalankan program-program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan pemuda, bukan hanya persoalan struktural dan konflik internal organisasi.
Ia menekankan bahwa pemberdayaan pemuda menjadi prioritas utama kepengurusannya, terutama dalam membuka ruang kreativitas dan pengembangan potensi generasi muda di sektor ekonomi kreatif dan UMKM.
“Pemuda harus diberi ruang, didorong untuk kreatif, produktif, dan mandiri secara ekonomi. KNPI harus hadir sebagai rumah besar yang memberikan kesempatan itu,” jelasnya.
Vonny berharap, ke depan KNPI Sulsel dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencetak pemuda yang inovatif, berdaya saing, serta mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Selatan dan Indonesia.











Komentar