MAKASSAR, Trotoar.id — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menggelar Dialog Akhir Tahun bersama mahasiswa dan aktivis pemuda asal Bulukumba yang saat ini menempuh pendidikan dan beraktivitas di Kota Makassar.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 24 Desember 2025 di salah satu hotel di Makassar ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang terbuka untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, dan kritik membangun.
Baca Juga :
Dialog ini merupakan inisiatif langsung Bupati Andi Utta sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam membuka ruang komunikasi yang konstruktif dengan generasi muda.
Dalam suasana yang akrab dan hangat, Bupati menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam membangun daerah.
“Mustahil semua bisa dikerjakan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan kerja sama dan kolaborasi semua pihak, termasuk adik-adik mahasiswa. Bantu saya, mari kita bersama-sama membangun Bulukumba,” ujar Andi Utta menyemangati peserta dialog.
Bupati menegaskan, berbagai program inovasi dan terobosan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah bukan sekadar untuk mengejar pujian atau penghargaan.
Tujuan utamanya adalah meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, jika ekonomi rakyat kuat, maka sektor lain akan ikut berkembang.
Pada kesempatan itu, Andi Utta juga mengajak mahasiswa dan pemuda untuk selalu mengedepankan dialog dalam menyikapi berbagai persoalan daerah.
Ia menilai, diskusi terbuka akan lebih konstruktif daripada aksi demonstrasi yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Dalam sesi penyampaian aspirasi, perwakilan mahasiswa Ardiansyah dari KKMB Unhas menyampaikan perlunya wadah komunikasi dan konsolidasi bagi mahasiswa Bulukumba di Makassar.
Ia juga mengusulkan pembangunan asrama mahasiswa Bulukumba yang representatif sebagai pusat aktivitas dan pengembangan sumber daya pemuda.
Sementara itu, aktivis pemuda Yurdinawan memberikan apresiasi terhadap capaian pembangunan di era kepemimpinan Bupati Andi Utta. Meski demikian, ia menegaskan mahasiswa tetap harus mengambil peran sebagai kontrol sosial.
“Yang kurang atau tidak baik tetap harus kita kritisi sebagai bentuk kontribusi untuk perbaikan,” ujarnya.
Dialog akhir tahun ini dihadiri puluhan mahasiswa serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Bulukumba, di antaranya Sekretaris Daerah Muh. Ali Saleng, Inspektur Kabupaten Andi Mannangkasi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Andi Buyung Saputra, Kepala Badan Kesbangpol Ahmad Arfan, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Muh. Daud Kahal.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap terbangun komunikasi berkelanjutan serta kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah daerah dengan mahasiswa dan pemuda sebagai mitra strategis dalam pembangunan Bulukumba ke depan. (*)




Komentar