Categories: News

Pemkot Makassar–KKP Perkuat Kolaborasi Kembangkan Hilirisasi Produk Perikanan

Pemkot Makassar

Makassar, Trotoar.id  — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan, berkualitas, serta berdaya saing. 

Kolaborasi tersebut dilakukan melalui Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Makassar.

Komitmen penguatan kerja sama ini dibahas dalam audiensi antara Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dengan jajaran BPPMHKP KKP Makassar yang berlangsung di Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (8/1/2026).

Audiensi tersebut menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan program pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam penguatan pengawasan mutu serta percepatan hilirisasi produk perikanan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi maritim Kota Makassar.

Pelaksana Tugas Kepala BPPMHKP KKP Makassar, Mohammad Zamrud, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk komitmen KKP dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan di Makassar, sekaligus menyampaikan perubahan nomenklatur dan penguatan tugas kelembagaan sesuai regulasi terbaru.

Perubahan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 28 Tahun 2025 yang berlaku efektif sejak 31 Desember 2025, di mana fungsi karantina dihapus dan peran pengendalian serta pengawasan mutu hasil kelautan dan perikanan diperkuat.

“Tujuan kami hadir adalah menyatakan komitmen mendukung pembangunan kelautan dan perikanan di Kota Makassar. Saat ini kelembagaan kami bukan lagi karantina, tetapi Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Makassar,” ujar Zamrud.

Ia menambahkan, pihaknya fokus mendorong penguatan hilirisasi produk perikanan melalui peningkatan mutu dan keamanan hasil perikanan agar memiliki nilai tambah ekonomi dan daya saing yang lebih tinggi, baik di pasar nasional maupun internasional.

“Kami berharap Pemerintah Kota Makassar bersama OPD teknis dapat berkolaborasi untuk meningkatkan mutu dan keamanan produk perikanan. Kami juga siap mendukung melalui pembentukan tim terpadu, tim teknis, maupun gugus tugas sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zamrud juga memaparkan kewenangan baru BPPMHKP Makassar dalam penerbitan sertifikasi penjaminan mutu dari hulu ke hilir, mulai dari penanganan ikan di atas kapal, budidaya, pembenihan, hingga unit pengolahan dan sertifikasi HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points).

“Sejak akhir 2024, kewenangan sertifikasi telah dilimpahkan penuh kepada kami. Saat ini terdapat sembilan jenis sertifikasi yang kami tangani. Kami berharap Makassar dapat menjadi wilayah percontohan dalam penerapan sertifikasi mutu hasil perikanan,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik kolaborasi tersebut dan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mengoptimalkan potensi kelautan sebagai salah satu kekuatan utama kota maritim.

Menurut Munafri—yang akrab disapa Appi—sinergi dengan KKP sangat strategis, khususnya dalam mendukung peran Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar untuk memaksimalkan eksplorasi dan pengembangan produk-produk kelautan unggulan.

“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Ini sangat berkaitan dengan penguatan peran dinas teknis, khususnya Dinas Perikanan dan Pertanian. Potensi kelautan Makassar sangat besar dan harus benar-benar dimaksimalkan,” ujar Appi.

Ia mencontohkan sejumlah pengembangan potensi kelautan yang telah menunjukkan hasil positif, seperti kegiatan ekspor produk perikanan di wilayah Biringkanaya dan pengembangan komoditas landak laut.

“Ini menunjukkan banyak hal yang sebenarnya bisa kita eksplor dari laut kita. Potensi ini harus dibarengi dengan penguatan hilirisasi dan inovasi produk olahan,” katanya.

Appi juga menyoroti maraknya produk makanan olahan berbahan impor dan ultra processed food, sementara Makassar memiliki bahan baku laut berkualitas tinggi yang dapat diolah menjadi produk bernilai tambah.

“Kita punya bahan mentah yang sangat baik. Ini yang harus kita dorong bersama, agar produk perikanan lokal mampu bersaing dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.

Selain aspek hilirisasi, Munafri menekankan pentingnya menghidupkan kembali gerakan gemar makan ikan, khususnya melalui sosialisasi di lingkungan sekolah, guna membangun pola konsumsi sehat sejak dini.

Tak kalah penting, pembinaan dan peningkatan kesejahteraan nelayan juga menjadi perhatian utama Pemkot Makassar, karena kualitas hasil perikanan sangat bergantung pada kondisi dan kapasitas nelayan.

“Mudah-mudahan kolaborasi ini dapat berjalan berkelanjutan. Jika ada kegiatan yang perlu dilaksanakan bersama di lapangan, kami siap mendukung,” pungkas Munafri. (*)

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Kerjasama Diskominfo, SMPN 1 Bulukumba Gelar Pelatihan Jurnalistik Bagi Siswa

Bulukumba, Trotoar.id - Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari membuka pelatihan jurnalistik…

7 jam ago

Reses di Biringkanaya, Andi Odhika Cakra Serap Aspirasi Warga Soal CCTV, Bansos hingga Sumur Bor

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra, kembali menyapa konstituennya di Kecamatan…

8 jam ago

Warga Tamalanrea Tolak PSEL, Desak Pemerintah Tinjau Ulang Lokasi Proyek

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Rencana pemindahan lokasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) ke Kecamatan…

8 jam ago

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, A. Rachmatika Dewi, menerima audiensi dari PT…

8 jam ago

Wali Kota Makassar Dorong Urban Farming, Warga Diminta Maksimalkan Pekarangan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam…

10 jam ago

Pemkab Luwu Dorong Peningkatan SDM Lokal melalui Program Green Training Awak Mas

LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal…

11 jam ago

This website uses cookies.