Pemda Luwu

Patahudding Buka Musda MUI Kabupaten Luwu

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Senin, 26 Januari 2026 19:05

Patahudding Buka Musda MUI Kabupaten Luwu
Patahudding Buka Musda MUI Kabupaten Luwu

LUWU, Trotoar.id  — Bupati Luwu, Patahudding, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Luwu yang mengangkat tema “Meneguhkan Peran Majelis Ulama Indonesia dalam Merajut Ukhuwah dan Islam Wasathiyyah”. 

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kementerian Haji Kabupaten Luwu, Senin (26/1/2026).

Dalam sambutannya, Patahudding menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran MUI Kabupaten Luwu atas terselenggaranya Musda tersebut. 

Ia menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, serta merumuskan arah perjuangan umat Islam ke depan.

“MUI memiliki peran yang sangat strategis sebagai khadimul ummah dan shadiqul hukumah, yakni pelayan umat sekaligus mitra pemerintah. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, peran ulama sangat dibutuhkan untuk menjaga kehidupan keagamaan yang sejuk, damai, dan penuh toleransi,” ujar Patahudding.

Bupati Luwu juga memaparkan sejumlah program keagamaan yang tengah dijalankan Pemerintah Kabupaten Luwu. 

Di antaranya program pemberangkatan umrah bagi 50 imam masjid pada tahun ini, serta rencana pengembangan program pelatihan bacaan salat dan baca tulis Al-Qur’an.

“Permasalahan bacaan salat dan baca tulis Al-Qur’an masih banyak kita temui di masyarakat. Ini menjadi tugas kita bersama. Pemerintah Kabupaten Luwu memandang MUI sebagai mitra utama dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan berdaya saing,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Luwu, Nasaruddin Bin A, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Musda kali ini sempat mengalami keterlambatan akibat sejumlah kondisi yang kurang memungkinkan. 

Ia menegaskan bahwa MUI merupakan mitra strategis pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, khususnya dalam sektor keagamaan.

“Majelis Ulama adalah pendamping pemerintah di sektor keagamaan dan bersifat moderat. Insya Allah, melalui Musda ini akan lahir kepemimpinan yang moderat dan mampu bermitra dengan pemerintah,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Mustari Bosra. Ia berharap Musda dapat berlangsung dalam suasana yang sejuk, tanpa konflik, serta menghasilkan kepengurusan yang bertanggung jawab dan siap bekerja untuk umat.

Musda MUI Kabupaten Luwu turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, Ketua Pengadilan Agama Belopa Irham Riad, Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muhammad Rudi, Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Sulawesi Selatan Prof. Mustari Bosra, Pabung Luwu Mayor Kav Suparman, para alim ulama, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. (*)

 Komentar

Berita Terbaru
Politik28 Juli 2026 15:43
Usulkan 20 Nama, Pattarai: SOKSI Siap Perkuat Kepengurusan Baru Golkar Sulsel
MAKASSAR, Trotoar.id – Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Sulawesi Selatan resmi mengusulkan 20 n...
Metro28 Juli 2026 13:38
Makassar Jadi Daerah Percontohan Digitalisasi Bansos Nasional
Makassar, Trotoar.id – Kota Makassar resmi ditunjuk pemerintah pusat sebagai salah satu daerah percontohan (pilot project) pelaksanaan digitalisasi ...
Uncategorized28 Juli 2026 13:33
Tak Perlu Modal Besar, Appi: Cukup Dua Ember untuk Mulai Pilah Sampah dari Rumah
MAKASSAR, Trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar resmi memperkuat reformasi pengelolaan sampah melalui penerbitan Instruksi Wali Kota Makassar Nomor ...
Politik28 Juli 2026 13:27
IAS Mulai Rancang Formasi DPD I Golkar Sulsel 2026-2031, Sejumlah Nama Masuk Bursa Pengurus
MAKASSAR, Trotoar.id – Tim formatur hasil Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai bergerak menyusun komposisi kepengurusan...