Pemkot Makassar

Soal PSEL Makassar, Munafri: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 29 Januari 2026 17:57

Soal PSEL Makassar, Munafri: Aspirasi Warga Jadi Pertimbangan Utama

MAKASSAR, Trotoar.id – Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa rencana Proyek Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) tidak akan dijalankan secara terburu-buru tanpa kajian yang matang serta jaminan perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan.

Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memimpin rapat bersama PT Sarana Utama Synergy (PT SUS) selaku pengelola proyek PSEL, yang digelar pada Kamis (29/1/2026).

Munafri menekankan bahwa seluruh tahapan proyek PSEL harus berpijak pada kajian yang komprehensif, mencakup aspek teknis, lingkungan, sosial, kesehatan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku sebelum memasuki tahap pelaksanaan fisik.

Ia menjelaskan bahwa meskipun sebelumnya telah terdapat kontrak kerja sama, namun berdasarkan arahan dan penjelasan dari Kementerian Lingkungan Hidup, seluruh proses sebelum pelaksanaan fisik dan penandatanganan dokumen pengadaan harus dimulai kembali dari awal.

“Berdasarkan penjelasan dari Kementerian Lingkungan Hidup, meskipun Makassar telah memiliki kontrak, sebelum pelaksanaan fisik dilakukan, seluruh proses tersebut dianggap nol dan harus dimulai kembali,” jelas Munafri.

Dalam rapat tersebut, Munafri juga secara tegas menyampaikan bahwa lokasi proyek PSEL harus difokuskan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa, Kecamatan Manggala, yang selama ini menjadi pusat aktivitas pengelolaan sampah Kota Makassar.

Menurutnya, penempatan fasilitas PSEL harus berada di kawasan yang sejak awal diperuntukkan bagi aktivitas persampahan, sehingga tidak membuka lokasi baru yang berpotensi berdampak langsung terhadap permukiman warga.

Meski demikian, Munafri menegaskan bahwa seluruh opsi tetap terbuka, termasuk peninjauan ulang lokasi proyek, namun keputusan akhir akan diambil berdasarkan hasil kajian internal yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar akan membentuk tim teknis untuk melakukan kajian menyeluruh, termasuk perhitungan biaya, manfaat, serta potensi risiko yang mungkin timbul dari pelaksanaan proyek PSEL.

Lebih lanjut, politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil harus berpijak pada hasil kajian yang objektif serta memperhatikan aspirasi masyarakat yang terdampak.

Pemerintah Kota Makassar, kata Munafri, tidak akan memaksakan pelaksanaan proyek apabila belum terdapat kepastian bahwa aspek teknis, lingkungan, sosial, kesehatan, dan regulasi benar-benar aman.

“Kami ingin solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Namun prinsipnya jelas, pembangunan tidak boleh merugikan masyarakat dan lingkungan,” ujar Munafri yang akrab disapa Appi.

Ia menambahkan bahwa seluruh keputusan terkait PSEL akan diambil secara terbuka dan berdasarkan kajian yang dapat dipertanggungjawabkan, sebagai bentuk komitmen Pemkot Makassar dalam menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan publik dan keberlanjutan lingkungan. (*)

Penulis : Febri

 Komentar

Berita Terbaru
Uncategorized19 Oktober 2026 03:14
Pesan Ketua DPRD Sulsel di Usia ke-357: Perkuat Ekonomi, Wujudkan Swasembada Pangan
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Memasuki usia ke-357 tahun, Provinsi Sulawesi Selatan diharapkan semakin maju dengan fondasi ekonomi yang kuat, swasembada pa...
Parlemen18 Oktober 2026 21:47
HUT ke-357 Sulsel, Supriadi Arif Tekankan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan bukan sekadar momentum untuk mengenang perjalanan panjang sejarah daera...
Parlemen18 Oktober 2026 21:42
HUT ke-357 Sulsel, Rahman Pina Menaruh Harapan Besar: Saatnya Jadi Lumbung Ekonomi Indonesia Timur
MAKASSAR, Trotoar.id — Tiga abad lebih telah dilalui Sulawesi Selatan dalam perjalanan sejarahnya. Selama 357 tahun, daerah ini tumbuh menjadi salah...
Olahraga18 Oktober 2026 17:33
IAS Dorong Gardu Domino Hadir hingga Pelosok Pinrang, PORDI Diminta Rangkul UMKM
PINRANG, Trotoar.id — Ketua Pengurus Provinsi Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pengprov PORDI) Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS),...