BULUKUMBA, Trotoar.id — Angka kemiskinan di Kabupaten Bulukumba kembali mencatatkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bulukumba, persentase penduduk miskin pada Maret 2025 tercatat sebesar 6,06 persen atau setara 25,88 ribu jiwa.
Capaian tersebut menjadi angka kemiskinan terendah yang diraih Bulukumba dalam 10 tahun terakhir, sekaligus mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Kepala Bidang Humas Diskominfo, Andi Ayatullah Ahmad, mengungkapkan bahwa penurunan angka kemiskinan berlangsung secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga :
“Jika ditarik ke belakang, tren penurunan ini terlihat sangat jelas. Pada Maret 2021, angka kemiskinan Bulukumba masih berada di kisaran 7,43 persen. Angka tersebut kemudian turun menjadi 7,39 persen pada 2022, 7,22 persen pada 2023, 6,71 persen pada 2024, hingga akhirnya mencapai 6,06 persen pada 2025,” jelasnya, Senin (9/2/2026).
Selain menunjukkan perbaikan secara internal, posisi Bulukumba juga semakin kompetitif di tingkat regional. Pada 2025, Bulukumba menempati peringkat keenam kabupaten/kota dengan persentase penduduk miskin terendah di Sulawesi Selatan, serta berada di bawah rata-rata provinsi yang tercatat sebesar 7,60 persen.
“Angka kemiskinan Bulukumba juga menjadi yang terendah di wilayah selatan Sulawesi Selatan,” tambah Andi Ayatullah.
Tak hanya dari sisi persentase, kualitas kemiskinan di Bulukumba juga menunjukkan perbaikan. Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) tercatat menurun menjadi 0,70, sementara Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) turun menjadi 0,12 pada Maret 2025.
Penurunan kedua indikator tersebut menandakan semakin mengecilnya kesenjangan pengeluaran penduduk miskin, sekaligus menunjukkan bahwa kondisi kemiskinan tidak semakin parah.
Capaian ini dinilai sebagai hasil dari berbagai kebijakan dan program Pemerintah Kabupaten Bulukumba di bawah kepemimpinan Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf dan Wakil Bupati Andi Edy Manaf, mulai dari penguatan sektor pertanian dan perikanan, dukungan terhadap UMKM, peningkatan layanan dasar, hingga pelaksanaan program perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba pun menegaskan komitmennya untuk terus menjaga tren positif tersebut melalui kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata dan angka kemiskinan terus ditekan dari waktu ke waktu.
Data Persentase Penduduk Miskin Kabupaten Bulukumba 10 Tahun Terakhir:
2016: 8,06 persen
2017: 7,97 persen
2018: 7,48 persen
2019: 7,26 persen
2020: 7,10 persen
2021: 7,43 persen
2022: 7,39 persen
2023: 7,22 persen
2024: 6,71 persen
2025: 6,06 persen











Komentar