PEMKOT MAKASSAR

Aliyah Mustika Ilham Tutup Pembinaan Muballigh 2026, Tegaskan Dakwah Pilar Pembangunan Makassar

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 10 Februari 2026 15:37

Aliyah Mustika Ilham Tutup Pembinaan Muballigh 2026, Tegaskan Dakwah Pilar Pembangunan Makassar

MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, secara resmi menutup rangkaian Pembinaan Muballigh Kota Makassar Tahun 2026 Kegiatan IV yang berlangsung di Gedung Islamic Centre IMMIM, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Muballigh sebagai Mitra Strategis Pemerintah dalam Mewujudkan Makassar yang Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan” ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sinergi dengan para muballigh, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menekankan bahwa pembangunan kota tidak semata-mata diukur dari aspek fisik dan administratif, melainkan dari kualitas manusia, moral, serta karakter sosial masyarakat.

“Pembangunan sejati adalah pembangunan manusia. Pembangunan akhlak, toleransi, dan kesadaran sosial. Di sinilah muballigh memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah,” ujarnya.

Menurut Aliyah, Makassar yang unggul tidak hanya tercermin dari pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dari etika, nilai moral, dan kualitas sumber daya manusianya. 

Baca Juga  Kalla Youth Fest 2026 Segera Digelar, Appi Dorong Jadi Ruang Nyata Pemberdayaan Anak Muda Makassar

Sementara kota yang inklusif adalah kota yang mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi, aman dari konflik sosial, serta berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Ketua BKMT Kota Makassar itu juga mengajak para muballigh untuk terus mengembangkan dakwah yang sejuk, moderat, mencerahkan, dan solutif di tengah dinamika masyarakat yang semakin kompleks.

“Dakwah harus menjadi cahaya, bukan api. Menjadi peneduh, bukan pemicu konflik. Dakwah paling efektif bukan hanya dari mimbar, tetapi dari keteladanan,” tegasnya.

Di tengah arus globalisasi dan pesatnya perkembangan media sosial, Aliyah menilai muballigh, khususnya generasi muda, perlu terus meningkatkan kapasitas keilmuan, wawasan kebangsaan, serta metode dakwah agar pesan keislaman tetap relevan dan membumi.

Ia juga mendorong sinergi berkelanjutan antara pemerintah dan muballigh dalam berbagai program pembinaan umat, penguatan moderasi beragama, pencegahan konflik sosial, pembinaan generasi muda, hingga penguatan ketahanan keluarga.

Baca Juga  Lorong Wisata Antar Pemkot Raih Penghargaan Nasional

“Jika muballigh dan pemerintah berjalan bersama, maka pesan pembangunan akan sampai ke hati masyarakat, bukan hanya ke telinga,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham turut mengusulkan pemberian apresiasi bagi muballigh terbaik, mendorong peningkatan peran muballigh perempuan, serta mengajak para dai lebih aktif menyentuh persoalan sosial dan kemanusiaan dengan pendekatan dakwah yang empatik.

Menjelang Ramadan, Aliyah menegaskan bahwa peran utama muballigh adalah menjadi penyejuk, pemersatu umat, serta penyampai doa bagi para pemimpin dan masyarakat.

“Yang paling kami harapkan adalah doa. Karena dari kekuatan doa itulah kita semua dikuatkan dan dilindungi,” ucapnya.

Mengakhiri sambutannya, Aliyah Mustika Ilham secara resmi menutup kegiatan Pembinaan Muballigh Kota Makassar Tahun 2026 dan menyampaikan ucapan selamat menyambut bulan suci Ramadan.

“Semoga kegiatan ini bernilai ibadah dan membawa manfaat bagi umat serta Kota Makassar,” tutupnya.

Baca Juga  Pjs Wali Kota Makassar Tanam Pohon di Kecamatan Manggala sebagai Penutup Kunjungan Kerja Kecamatan

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Makassar, Mohammad Syarief, melaporkan bahwa pembinaan muballigh tahun ini dilaksanakan dalam empat kegiatan dengan total peserta mencapai 600 orang.

“Setiap kegiatan diikuti sekitar 150 muballigh dan muballighah. Pembinaan ini kami siapkan sebagai bekal menghadapi Ramadan, agar para muballigh semakin siap secara keilmuan, wawasan kebangsaan, dan pendekatan dakwah yang menyejukkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai unsur, mulai dari Forkopimda, alim ulama, hingga tokoh keagamaan di Kota Makassar.

“Kami berharap pembinaan ini dapat memperkuat peran muballigh sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan dan stabilitas sosial, khususnya menjelang Ramadan,” pungkasnya.

Kegiatan penutupan turut dihadiri Kepala Staf Kodim 1408/Makassar Letkol Inf Wahyu Yunus, perwakilan DPP IMMIM, Yayasan Dana Islamic Center, DPW Muhammadiyah Sulsel, Baznas Kota Makassar, serta ratusan muballigh dan muballighah se-Kota Makassar. (*)

Penulis : ANTI

 Komentar

Berita Terbaru
Metro21 Oktober 2026 22:17
Tekan Tawuran, Appi Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
MAKASSAR, Trotoar.id — Maraknya tawuran antarkelompok di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah pencegahan di tingkat w...
Metro21 Oktober 2026 18:12
Dengar Aspirasi Warga Tamalanrea, Appi Tegaskan PSEL Makassar Tak Boleh Dipaksakan
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan rencana pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota...
Metro21 Oktober 2026 17:16
Tampil di Forum Asia-Pasifik, Appi Paparkan Inovasi PAUD Holistik-Integratif Makassar
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membawa inovasi pembangunan anak usia dini Kota Makassar ke panggung Asia-Pasifik. Di f...
Metro10 Februari 2026 15:37
Aliyah Mustika Ilham Tutup Pembinaan Muballigh 2026, Tegaskan Dakwah Pilar Pembangunan Makassar
GOWA, Trotoar.id — Jalan berlubang dan debu yang selama ini menjadi persoalan pengguna jalan di ruas Burung-Burung–Bili-Bili, Kabupaten Gowa, kini...