Pemkot Makassar

PSBM XXVI 2026 di Makassar Jadi Magnet Ekonomi, Munafri: Dongkrak Perputaran dan Investasi

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 26 Maret 2026 17:55

Walikota Makassar Munafri Arifuddin Hadiri PSBM
Walikota Makassar Munafri Arifuddin Hadiri PSBM

MAKASSAR, Trotoar.id — Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI Tahun 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai forum strategis yang mempertemukan tokoh-tokoh penting dari berbagai penjuru Indonesia.

Pertemuan yangdigelar di Claro Hotel Makassar, Kamis (26/3/2026), menjadi agenda tahunan yang tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang konsolidasi jejaring, gagasan, dan investasi.

Di tengah dinamika ekonomi nasional yang terus berkembang, PSBM tampil sebagai katalisator kolaborasi lintas sektor yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran keduanya mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat konektivitas ekonomi daerah melalui jejaring saudagar Bugis-Makassar.

Munafri yang akrab disapa Appi menyebut pelaksanaan PSBM memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi di Kota Makassar.

Menurutnya, status Makassar sebagai tuan rumah menjadi momentum penting yang mampu menggerakkan berbagai sektor, mulai dari perhotelan hingga kuliner.

“Makassar menjadi tuan rumah, ini memberikan efek perputaran ekonomi. Hunian hotel dan sektor kuliner tentu akan meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran saudagar Bugis-Makassar dari berbagai daerah, bahkan mancanegara, menuntut kesiapan kota dalam aspek infrastruktur dan pelayanan.

Pemerintah Kota Makassar, kata dia, terus berupaya memastikan kualitas layanan guna memberikan kesan positif sekaligus membuka peluang investasi baru.

Munafri juga menegaskan bahwa posisi Makassar sebagai hub kawasan Indonesia Timur menjadi keunggulan strategis yang harus dimaksimalkan.

“Kita merupakan hub Indonesia Timur dengan letak geografis yang sangat strategis, sehingga memiliki nilai ekonomi yang besar untuk dikembangkan,” jelasnya.

Salah satu sektor unggulan yang terus didorong adalah pariwisata bahari, khususnya pengembangan kawasan Kepulauan Spermonde.

Gugusan pulau tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk menarik investor, terutama dalam pengembangan wisata laut dan kawasan pesisir.

“Potensi Kepulauan Spermonde masih sangat besar untuk dikembangkan, baik dari sisi wisata pulau maupun kawasan pantai,” tambahnya.

Selain pariwisata, sektor kuliner dan keragaman budaya juga menjadi kekuatan utama Kota Makassar. Munafri menilai, kekayaan kuliner khas dan budaya lokal menjadikan Makassar memiliki daya tarik tinggi dalam setiap penyelenggaraan event berskala nasional maupun internasional.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar juga mendorong inovasi di sektor ketahanan pangan melalui pengembangan urban farming berbasis teknologi. Munafri mengungkapkan, keterbatasan lahan tidak menjadi hambatan untuk membangun sistem pertanian modern di perkotaan.

“Kita tidak punya lahan pertanian luas, tetapi bisa memanfaatkan lahan sempit dengan sistem urban farming berbasis IoT,” ungkapnya.

Ke depan, konsep pertanian modern terintegrasi, termasuk penggunaan greenhouse, akan terus dikembangkan. Munafri mencontohkan negara seperti Belanda yang mampu menjadi pemasok utama produk pertanian meski memiliki keterbatasan lahan.

“Ini menjadi contoh bahwa pertanian modern berbasis teknologi bisa menjadi solusi di wilayah perkotaan,” katanya.

Lebih lanjut, Munafri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan, termasuk penguatan infrastruktur seperti pembangunan jalan tol serta pengembangan sistem ekonomi yang terintegrasi.

“Banyak hal yang harus kita kerjasamakan di Kota Makassar ini,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa PSBM bukan sekadar forum silaturahmi, melainkan momentum strategis dalam memperkuat jejaring ekonomi dan kolaborasi antar saudagar.

“Ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi ruang strategis untuk memperkuat jaringan ekonomi dan kolaborasi,” ujarnya.

Menurut Aliyah, tema PSBM XXVI, “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh”, mencerminkan semangat kolektif dalam mendorong kebangkitan ekonomi nasional. Ia menilai, diaspora Bugis-Makassar yang tersebar di berbagai wilayah merupakan kekuatan besar yang perlu terus dioptimalkan.

“Kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan. Dengan jejaring yang kuat, kita optimistis mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” jelasnya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Menteri Pertanian yang juga Ketua Umum BPP KKSS, Andi Amran Sulaiman. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya memperkuat jejaring ekonomi berbasis diaspora Bugis-Makassar sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, PSBM bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi instrumen nyata dalam membangun sinergi usaha, investasi, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Forum ini juga dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Aksa Mahmud selaku inisiator PSBM, Tamsil Linrung, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Wakil Menteri PPPA Veronica Tan.

Sejumlah kepala daerah juga turut hadir, seperti Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Gubernur Maluku Sherly Tjoanda, Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo, Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang, serta Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud.

Kehadiran para tokoh lintas sektor tersebut semakin menegaskan bahwa PSBM telah berkembang menjadi forum strategis berskala nasional yang mampu menyatukan kekuatan ekonomi, sosial, dan budaya dalam satu ruang kolaborasi.

Dari Makassar, semangat jejaring saudagar Bugis-Makassar kembali digaungkan—menghubungkan potensi daerah, memperkuat investasi, serta membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia. (*)

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Metro28 Maret 2026 18:57
Wali Kota Munafri Perluas Kerja Sama Antar Daerah, Makassar–Palu Siap Jalin Kolaborasi Strategis
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus mendorong perluasan kerja sama lintas daerah sebagai bagian dari strategi memper...
Metro28 Maret 2026 18:46
BKD Sulsel: Belum Ada Keputusan Soal PPPK Dirumahkan, Evaluasi Kinerja Tetap Berjalan
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait wacana perumahan Pegawai Pe...
Metro28 Maret 2026 18:39
Hadiri Syawalan Muhammadiyah, Gubernur Sulsel Apresiasi Peran Strategis dalam Pengembangan SDM
MAKASSAR, Trotoar.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada Muhammadiyah sebagai salah satu organisa...
Metro27 Maret 2026 21:53
Pemkot Makassar Prioritaskan Pembenahan TPA Antang, Anggarkan Rp23 Miliar untuk Infrastruktur 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memprioritaskan pembenahan infrastruktur pendukung di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, ...