Pemda Sidrap

Sidrap Matangkan Program IP 300 di 11 Kecamatan, Target Produksi 1 Juta Ton Gabah 2026

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 27 Maret 2026 21:28

Sidrap Matangkan Program IP 300 di 11 Kecamatan, Target Produksi 1 Juta Ton Gabah 2026

SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mematangkan persiapan penerapan indeks pertanaman (IP) 300 di 11 kecamatan sebagai bagian dari strategi peningkatan produksi padi.

Program ini ditargetkan mampu mendorong produksi hingga 1 juta ton Gabah Kering Panen (GKP) pada tahun 2026.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Andi Patahangi, Kamis (26/3/2026), di ruang kerjanya.

Rapat turut dihadiri Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Haris Alimin, serta sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Program IP 300 ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Tudang Sipulung yang telah dituangkan dalam Keputusan Bupati Sidenreng Rappang Nomor 119/II/2026.

Dalam keputusan tersebut, luas areal yang ditargetkan untuk program IP 300 mencapai 19.600 hektare dari total potensi lahan persawahan sekitar 53 ribu hektare.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan Sidrap, Arif Gunawan, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk memastikan ketersediaan benih.

“Kami telah mengalokasikan penangkaran benih super genjah seluas 200 hektare. Hasilnya akan menjadi sumber benih untuk mendukung pelaksanaan IP 300 pada Masa Tanam III, yang direncanakan berlangsung September hingga Desember 2026,” ujarnya.

Selain kesiapan benih, aspek pengairan juga menjadi perhatian utama. Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) telah menyiapkan skema pengaturan irigasi guna mendukung wilayah yang akan melaksanakan IP 300.

Kepala Dinas PSDA Sidrap, Andi Safari, menegaskan bahwa distribusi air akan difokuskan pada kawasan prioritas agar produktivitas pertanian dapat optimal.

Sementara itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Sidrap, H. Samad, menyampaikan optimisme terhadap keberhasilan program tersebut.

Ia merujuk pada pengalaman tahun 2025, di mana program serupa mampu berjalan dengan baik meski menghadapi tantangan hama seperti burung pipit dan tikus.

“Gangguan hama masih berada di bawah ambang batas ekonomi, sehingga tidak berdampak signifikan terhadap hasil panen,” jelasnya.

H. Samad juga mengajak para petani untuk tidak ragu dalam mendukung program IP 300 sebagai upaya meningkatkan produksi pangan daerah.

“Dengan niat yang tulus dan kerja bersama, Insya Allah keberhasilan pertanaman padi di Bumi Nene’ Mallomo bisa kita wujudkan,” ujarnya.

Selain fokus pada swasembada pangan, KTNA Sidrap juga tengah bersiap mengikuti ajang Pekan Nasional (PENAS) KTNA 2026 di Provinsi Gorontalo.

Sebanyak sekitar 100 delegasi direncanakan akan diberangkatkan, terdiri dari unsur petani, penyuluh, pengurus KTNA, serta perwakilan pemerintah daerah.

Langkah ini diharapkan semakin memperkuat posisi Sidrap sebagai salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Selatan sekaligus berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional. (*)

Penulis : Nono

 Komentar

Berita Terbaru
Metro28 Maret 2026 18:57
Wali Kota Munafri Perluas Kerja Sama Antar Daerah, Makassar–Palu Siap Jalin Kolaborasi Strategis
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus mendorong perluasan kerja sama lintas daerah sebagai bagian dari strategi memper...
Metro28 Maret 2026 18:46
BKD Sulsel: Belum Ada Keputusan Soal PPPK Dirumahkan, Evaluasi Kinerja Tetap Berjalan
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan hingga saat ini belum ada keputusan resmi terkait wacana perumahan Pegawai Pe...
Metro28 Maret 2026 18:39
Hadiri Syawalan Muhammadiyah, Gubernur Sulsel Apresiasi Peran Strategis dalam Pengembangan SDM
MAKASSAR, Trotoar.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada Muhammadiyah sebagai salah satu organisa...
Metro27 Maret 2026 21:53
Pemkot Makassar Prioritaskan Pembenahan TPA Antang, Anggarkan Rp23 Miliar untuk Infrastruktur 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar memprioritaskan pembenahan infrastruktur pendukung di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, ...