MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mulai mengonsolidasikan kekuatan lintas perangkat daerah untuk memastikan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour Makassar 2026 tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi instrumen strategis diplomasi dan promosi investasi.
Hal itu ditegaskan Munafri saat memimpin rapat lanjutan persiapan di Balai Kota Makassar, Selasa (7/4/2026), dengan melibatkan berbagai OPD guna mematangkan konsep hingga aspek teknis pelaksanaan.
Dalam arahannya, Munafri menegaskan bahwa ajang internasional ini akan menjadi etalase wajah Makassar di mata dunia, khususnya di hadapan para duta besar dari puluhan negara.
“Ini bukan sekadar event, tapi representasi wajah Makassar. Apa yang mereka lihat dan rasakan di sini akan menentukan citra kota kita di level global,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya menghadirkan pengalaman yang berkesan, tidak hanya dari sisi acara, tetapi juga pada aspek pelayanan (hospitality) yang dinilai menjadi kunci dalam membangun persepsi positif delegasi.
“Saya ingin mereka pulang membawa cerita baik tentang Makassar, bukan sekadar hadir lalu selesai,” ujarnya.
Munafri juga mengingatkan agar penyelenggaraan tidak terjebak pada formalitas agenda tanpa output nyata, khususnya pada forum investasi yang menjadi salah satu agenda utama.
“Jangan hanya mempertemukan tanpa hasil. Harus ada proyek konkret yang siap ditawarkan ke investor,” tegasnya.
Ia turut memberi perhatian serius pada kesiapan Liaison Officer (LO) sebagai garda depan pelayanan delegasi.
Menurutnya, LO harus memiliki pemahaman utuh tentang Makassar agar mampu menjadi representasi kota secara langsung di hadapan tamu internasional.
Selain itu, detail teknis seperti kurasi kuliner, pengemasan budaya lokal, hingga pengaturan jadwal dibuat lebih fleksibel agar delegasi dapat menikmati seluruh rangkaian kegiatan tanpa tekanan waktu.
Munafri bahkan mendorong agar agenda unggulan seperti Phinisi Sunset Sailing dimaksimalkan sebagai pengalaman utama, dibandingkan city tour konvensional yang dinilai kurang efektif.
“Kalau waktunya terbatas, kita harus fokus pada pengalaman yang kuat dan berkesan,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut disepakati, IGS Diplomatic Tour Makassar 2026 akan digelar selama tiga hari, 23–25 Mei 2026, dengan partisipasi sekitar 30 negara, termasuk negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) serta negara sahabat lainnya melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri.
Langkah ini menegaskan ambisi Pemkot Makassar untuk tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga pemain aktif dalam diplomasi budaya dan ekonomi global.
IGS 2026 pun menjadi ujian sejauh mana kesiapan Makassar bertransformasi dari kota regional menjadi hub strategis yang mampu menarik perhatian dunia bukan hanya lewat seremoni, tetapi melalui peluang investasi dan kekuatan identitas budaya yang ditawarkan.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Nilai-nilai moral dan kearifan lokal Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali digaungkan melalui…
MAKASSAR, ROTOAR.ID — Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan peninjauan langsung terhadap progres pengerjaan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Putaran kedua Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drag Race IMI 2026 resmi berakhir dengan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Tudang Sipulung…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar akhirnya berhasil menata kawasan Jalan Veteran Utara yang selama…
This website uses cookies.