Metro

Pemprov Sulsel Klarifikasi Pengadaan Lexus Rp2 Miliar, Disebut Bagian Efisiensi Aset Daerah

Pemprov Sulsel

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi terkait pemberitaan pengadaan kendaraan operasional gubernur berupa Lexus LM senilai sekitar Rp2 miliar.

Melalui keterangan resminya, Pemprov Sulsel menegaskan bahwa pengadaan tersebut merupakan bagian dari kebijakan penataan dan efisiensi aset daerah yang dilakukan secara transparan serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kendaraan tersebut diketahui merupakan aset sah milik daerah yang diadakan pada tahun 2025 dan telah tercatat sebagai Barang Milik Daerah (BMD).

Penggunaannya diperuntukkan untuk mendukung layanan protokoler dan operasional pemerintahan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Salim Basmin, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil setelah melalui berbagai pertimbangan strategis, terutama dari sisi efisiensi anggaran dan optimalisasi aset.

“Pengadaan kendaraan operasional tersebut merupakan bagian dari langkah efisiensi pengelolaan aset daerah. Selama ini, Pemprov Sulsel menanggung beban pemeliharaan ratusan kendaraan dinas yang sudah berusia tua dan tidak lagi ekonomis untuk digunakan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sebelum pengadaan kendaraan baru, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terlebih dahulu melakukan penjualan ratusan kendaraan dinas melalui mekanisme lelang resmi.

Kendaraan yang dilepas tersebut telah memenuhi batas usia pemakaian serta memiliki biaya operasional yang tinggi, sehingga dinilai tidak lagi efisien untuk dipertahankan.

“Mobil-mobil yang dijual telah memenuhi syarat umur dan biaya operasionalnya terus meningkat. Kebijakan pembelian kendaraan ini untuk mendukung operasional kedinasan secara lebih efisien,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa belanja kendaraan sekitar Rp2 miliar tersebut merupakan bagian dari langkah efisiensi lanjutan, setelah pelepasan berbagai kendaraan dinas, termasuk enam unit Alphard serta sejumlah kendaraan lain seperti Innova, Pajero, dan ratusan unit lainnya.

Menurutnya, pemilihan kendaraan juga mempertimbangkan aspek efektivitas guna menunjang mobilitas dan kinerja gubernur dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Kendaraan ini dipilih dengan mempertimbangkan aspek efektivitas, sehingga dapat menunjang pelaksanaan tugas secara lebih optimal,” tambahnya.

Di akhir keterangannya, Muhammad Salim Basmin mengimbau masyarakat untuk menyikapi informasi yang beredar secara bijak dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak utuh,” tutupnya.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Sekretaris Kwarcab Sidrap Buka Musyawarah Ranting Baranti 2026

SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026…

3 jam ago

Di Pelantikan HDCI, APPI Tawarkan Makassar sebagai Pusat Touring Nasional

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun…

3 jam ago

Pesan Wabup Nurkanaah untuk Wisudawan UT: Berikan Kontribusi Terbaik bagi Daerah

SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda…

3 jam ago

Makassar Tembus Peringkat Nasional Kota Toleran

MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…

4 jam ago

Tepat di Hardiknas, Andi Amran Sulaiman Kembali Pimpin IKA Unhas Periode 2026–2030

MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali…

7 jam ago

Mubes IKA Unhas: Andi Amran Sulaiman Kantongi Dukungan 84,5 Persen

MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…

11 jam ago

This website uses cookies.