Parlemen

Andi Makmur Ajak Warga Optimistis Dukung Proyek Jembatan Kembar Barombong, Tekankan Pendekatan Kemanusiaan

DPRD Makassar

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus mempercepat proses pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Kembar Barombong yang berlokasi di Kelurahan Barombong, Kecamatan Tamalate.

Proses tersebut ditargetkan mencapai status clear and clean paling lambat Juni 2026.

Proyek strategis ini diharapkan menjadi solusi untuk mengurai kemacetan sekaligus memperkuat konektivitas kawasan selatan dan barat Kota Makassar.

Ketua Fraksi PKB DPRD Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, mengajak masyarakat untuk tetap optimistis terhadap percepatan yang dilakukan pemerintah.

Ia menilai, proyek tersebut merupakan kepentingan bersama yang akan memberikan dampak luas bagi masyarakat.

“Kita harus optimistis. Komitmen pemerintah sudah terlihat jelas. Ini seperti membuka simpul kemacetan ketika satu titik terurai, dampaknya akan dirasakan secara luas,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa proses pembebasan lahan harus dilakukan secara hati-hati, mengingat menyangkut hak kepemilikan masyarakat.

Karena itu, pendekatan kemanusiaan dinilai menjadi hal yang sangat penting.

“Proses ini harus mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Masyarakat harus dihargai dan diberikan kepastian yang adil,” tambahnya.

Menurutnya, jika pembebasan lahan berjalan secara transparan dan tepat, proyek ini tidak hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.

“Bukan hanya mengurai kemacetan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Ini adalah manfaat jangka panjang yang harus kita lihat bersama,” jelasnya.

Andi Makmur turut mengajak masyarakat untuk mendukung pembangunan tersebut sebagai bentuk kontribusi terhadap kepentingan publik yang lebih luas.

“Jika diniatkan untuk kemaslahatan bersama, ini bisa menjadi amal jariyah karena manfaatnya akan terus dirasakan oleh banyak orang,” tegasnya.

Ia menambahkan, percepatan yang dilakukan pemerintah tetap harus berjalan secara terukur agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Percepatan memang penting, tetapi harus dibangun di atas fondasi yang kuat, baik secara fisik maupun sosial, agar manfaatnya bisa bertahan dalam jangka panjang,” pungkasnya.

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Menjaga Momentum “Macan Ekonomi” Sulsel: Di Balik Gerakan “Ngibar” Sensus Ekonomi Sidrap

SIDRAP, TROTOAR.ID — Suasana Ruang Rapat Pimpinan Lantai 3 Kantor Bupati Sidenreng Rappang, Senin pagi,…

13 menit ago

Sultan Tajang Tinjau Proyek Jalan Multiyears di Wajo, Tekankan Pengawasan Ketat APBD

WAJO, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Sultan Tajang, meninjau langsung pelaksanaan proyek pembangunan di…

46 menit ago

PDAM Makassar Siaga 24 Jam, Benahi Pipa dan Tambah Suplai Atasi Krisis Air di Kerung-Kerung

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Perumda Air Minum (PDAM) terus bergerak cepat menangani…

51 menit ago

Appi–Aliyah Salat Idul Adha Bersama Warga di Karebosi, Kurban Presiden Disembelih di Masjid At-Taqwa

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar akan memusatkan pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di…

1 jam ago

Abrasi Sungai Walanae Ancam Permukiman dan Lahan Pertanian di Wajo, DPR RI Minta Penanganan Cepat

WAJO — Ancaman abrasi Sungai Walanae di wilayah perbatasan Kabupaten Wajo dan Bone kian mengkhawatirkan.…

1 jam ago

Pemkot Makassar Kembali Raih WTP, Appi: Bukti Tata Kelola Keuangan Kian Berkualitas

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di bidang tata kelola keuangan daerah…

1 jam ago

This website uses cookies.