Nasional

Bayi di Selayar Alami Hidrosefalus, Orang Tua Harap Uluran Tangan Pemerintah

SELAYAR, Trotoar.id — Seorang bayi bernama Naya Cipta Renata, warga Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, tengah berjuang melawan Hidrosefalus yang dideritanya sejak lahir.

Naya, yang lahir pada 1 Juni 2023, mengalami kondisi pembesaran kepala secara bertahap akibat penumpukan cairan di dalam rongga otak.

Seiring bertambahnya usia, kondisi tersebut terus menunjukkan perkembangan yang mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan medis yang intensif serta berkelanjutan.

Hidrosefalus merupakan gangguan serius yang terjadi ketika cairan serebrospinal menumpuk di dalam otak, sehingga meningkatkan tekanan di dalam kepala. 

Jika tidak ditangani secara tepat, kondisi ini berpotensi mengganggu perkembangan otak, fungsi saraf, hingga kualitas hidup penderitanya di masa depan.

Orang tua Naya yang berprofesi sebagai nelayan mengaku sangat berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah serta pihak terkait. 

Keterbatasan ekonomi yang dihadapi keluarga menjadi kendala utama dalam mengakses layanan kesehatan yang memadai, terutama untuk pembiayaan pemeriksaan lanjutan, tindakan medis, hingga kebutuhan perawatan jangka panjang.

“Kami sangat berharap ada bantuan dari pemerintah. Kami ingin anak kami mendapatkan penanganan yang layak agar kondisinya bisa membaik,” ungkap pihak keluarga dengan penuh harap.

Selain dukungan pembiayaan, keluarga juga membutuhkan fasilitasi rujukan ke rumah sakit yang memiliki fasilitas lengkap dan tenaga medis spesialis yang mampu menangani kasus hidrosefalus secara komprehensif. 

Pendampingan administratif dari pemerintah daerah juga dinilai penting agar proses pengobatan dapat berjalan lebih cepat dan tepat.

Di sisi lain, kasus yang dialami Naya menjadi gambaran nyata bahwa persoalan kesehatan di daerah kepulauan masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses layanan kesehatan hingga kemampuan ekonomi masyarakat.

Pemerintah daerah diharapkan dapat segera mengambil langkah konkret, baik melalui bantuan sosial, jaminan pembiayaan kesehatan, maupun koordinasi lintas sektor guna memastikan pasien mendapatkan penanganan optimal.

Intervensi cepat dan tepat sangat dibutuhkan agar kondisi Naya tidak semakin memburuk, sekaligus memberikan harapan bagi masa depan tumbuh kembangnya.

Lebih jauh, perhatian terhadap kasus ini juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat sistem layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan, sehingga setiap warga negara memiliki akses yang setara terhadap pelayanan kesehatan yang layak.

Dengan dukungan berbagai pihak, keluarga berharap Naya dapat segera mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan dan memiliki kesempatan untuk tumbuh serta berkembang dengan lebih baik di masa mendatang. (*)

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Sekretaris Kwarcab Sidrap Buka Musyawarah Ranting Baranti 2026

SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026…

13 jam ago

Di Pelantikan HDCI, APPI Tawarkan Makassar sebagai Pusat Touring Nasional

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun…

13 jam ago

Pesan Wabup Nurkanaah untuk Wisudawan UT: Berikan Kontribusi Terbaik bagi Daerah

SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda…

13 jam ago

Makassar Tembus Peringkat Nasional Kota Toleran

MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…

13 jam ago

Tepat di Hardiknas, Andi Amran Sulaiman Kembali Pimpin IKA Unhas Periode 2026–2030

MAKASSAR, Trotoar.id — Tepat pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali…

17 jam ago

Mubes IKA Unhas: Andi Amran Sulaiman Kantongi Dukungan 84,5 Persen

MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…

20 jam ago

This website uses cookies.