SIDRAP, TROTOAR.ID — Workshop Pengembangan dan Pertumbuhan Hilirisasi Usaha Peternakan yang digelar di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, belum lama ini sukses meninggalkan kesan mendalam bagi ratusan peserta yang hadir.
Kegiatan tersebut dinilai mampu mematahkan stigma acara formal yang kaku, dengan menghadirkan konsep ruang belajar interaktif yang dinamis serta diperkaya dengan puluhan hadiah menarik.
Ratusan peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari peternak ayam petelur (layer), sarjana peternakan, eks-peternak, hingga pelaku usaha kuliner khas seperti bebek palekko, terlihat antusias mengikuti kegiatan sejak pagi hingga akhir acara.
Atmosfer workshop yang hidup dan partisipatif tidak terlepas dari dua faktor utama, yakni materi yang aplikatif dan relevan, serta dukungan kuat dari mitra kerja yang turut menyemarakkan kegiatan.
Tingginya antusiasme peserta dalam sesi diskusi juga mendapat respons positif dari para mitra penyelenggara dengan menyediakan beragam doorprize menarik.
PT Charoen Pokphand Indonesia (CPI) tercatat menyumbangkan 45 paket hadiah, sementara Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Parepare menambah 15 paket doorprize.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sidrap, Ahmad Dollah, mengungkapkan total hadiah yang dibagikan mencapai 60 paket berupa perlengkapan rumah tangga.
“Hadiah yang disediakan antara lain setrika, kipas angin, dispenser, oven, hingga paket telur ayam segar,” ujar Ahmad dalam keterangannya, Sabtu (16/5/2026).
Selain sesi materi, kegiatan ini juga diwarnai dengan diskusi interaktif yang berlangsung produktif, di mana peserta aktif berkonsultasi terkait teknis hilirisasi produk peternakan pascapanen.
PT CPI menjadi salah satu narasumber utama yang memberikan pendampingan langsung kepada peserta dalam memahami strategi pengembangan usaha berbasis hilirisasi.
Tak hanya itu, pemaparan dari Bank Sulselbar mengenai program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga ringan tanpa jaminan turut menjadi daya tarik tersendiri, khususnya bagi kalangan sarjana muda.
Program pembiayaan tersebut dinilai membuka peluang besar bagi generasi muda untuk memulai usaha mandiri di sektor peternakan.
Ahmad Dollah menegaskan bahwa keberhasilan workshop ini tidak lepas dari sinergi seluruh pihak yang terlibat, baik penyelenggara, mitra, maupun peserta.
“Materi yang menarik serta dukungan hadiah membuat kegiatan ini berlangsung meriah dan partisipatif. Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, para mitra tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan peserta sebagai calon pelaku usaha.
Ke depan, model kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan guna membuka peluang investasi dan memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sektor peternakan di Kabupaten Sidrap.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjuk sejumlah tokoh sebagai Tim Ahli Kegiatan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Koordinator Badan Musyawarah DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Saiful, menghadiri kegiatan launching…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Olimpiade Sains Madrasah (OSM) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 resmi digelar di…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi meluncurkan program “Sidrap Free Stunting” melalui…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pertanian Andi Amran…
This website uses cookies.