SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi meluncurkan gerakan penanaman cabai serentak di lingkungan pusat pemerintahan sebagai langkah konkret pengendalian inflasi daerah, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Kompleks SKPD Sidrap ini dipimpin langsung Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, dan diikuti seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).
Gerakan bertajuk “Mattaneng Ladang Biccu” tersebut menjadi bagian dari strategi Tim Pengendalian Inflasi Daerah dalam menekan fluktuasi harga, khususnya komoditas cabai yang kerap memicu inflasi.
Dalam arahannya, Nurkanaah menegaskan bahwa program ini tidak sekadar kegiatan simbolis, melainkan harus dijalankan secara berkelanjutan dengan perawatan yang optimal.
“Melalui pemanfaatan lahan di Kompleks SKPD ini, kita ingin memberikan contoh nyata kepada masyarakat. Saya meminta seluruh OPD tidak hanya menanam, tetapi juga merawatnya secara berkelanjutan,” tegasnya.
Gerakan ini juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Sidenreng Rappang Nomor: 500.1/36/Ekon yang diterbitkan pada April 2026 terkait pengendalian inflasi melalui pemanfaatan lahan pekarangan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara gotong royong dengan melibatkan seluruh pegawai lintas instansi.
Masing-masing OPD menyiapkan minimal 100 lubang tanam dengan standar teknis yang seragam.
Lubang tanam dibuat berukuran 15 cm x 15 cm, dengan jarak antarbaris 1 meter dan jarak dalam baris 0,75 meter.
Bibit yang digunakan merupakan varietas unggulan lokal “Salo Dua” dengan tinggi sekitar 15–17 cm untuk mendukung pertumbuhan optimal.
Area penanaman dibagi ke dalam dua zona utama di Kompleks SKPD. Kawasan depan Gedung Saromase diisi oleh 24 instansi, sementara area depan Dinas Pendidikan dimanfaatkan oleh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Selain itu, seluruh OPD juga diwajibkan melakukan penanaman di pekarangan kantor masing-masing sebagai bentuk perluasan gerakan.
Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap dapat menekan gejolak harga cabai sekaligus mendorong kemandirian pangan di tingkat rumah tangga.
Program ini juga diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan kosong secara produktif guna memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah. (*)
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menargetkan penambahan cetak sawah baru seluas 600…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengintensifkan pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar melalui aparat kecamatan menertibkan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL)…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya peran strategis alumni SMA Negeri…
MAKASSAR, Trotoar.id — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar bersama Kepolisian Daerah Sulawesi…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulawesi Selatan bersama…
This website uses cookies.