Pemkot Makassar

Di Forum RUU Pangan, Wali Kota Makassar Tawarkan Solusi Smart Greenhouse

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Jumat, 05 Juni 2026 20:56

Di Forum RUU Pangan, Wali Kota Makassar Tawarkan Solusi Smart Greenhouse

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menawarkan solusi pertanian modern berbasis smart greenhouse dalam forum kunjungan kerja Komisi IV DPR RI terkait penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pangan.

Kegiatan berlangsung di Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan, Jumat (5/6/2026), dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan.

Forum tersebut menjadi wadah penyerapan aspirasi dari pemerintah daerah, petani, nelayan, serta pemangku kepentingan sebagai bahan penyempurnaan regulasi pangan nasional.

Menanggapi berbagai masukan, Munafri menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam melindungi lahan pertanian melalui penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

“Seluruh lahan pertanian yang ada tidak boleh dikonversi menjadi lahan ekonomi,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, luas lahan pertanian di Makassar saat ini kurang dari 1.500 hektare, sehingga diperlukan pendekatan inovatif untuk menjaga ketahanan pangan di wilayah perkotaan.

Munafri mengusulkan pengembangan greenhouse berbasis Internet of Things (IoT) sebagai solusi peningkatan produktivitas pertanian di lahan terbatas.

“Teknologi ini mampu mengendalikan lingkungan secara otomatis, sehingga tidak terlalu bergantung pada kondisi cuaca,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya penguatan infrastruktur penyimpanan pangan, seperti gudang dan cold storage, guna menjaga stabilitas pasokan dan mengurangi risiko kerusakan bahan pangan.

Munafri turut mengusulkan pengembangan tanaman sagu di bantaran sungai sebagai alternatif sumber pangan sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Sebagai kota dengan keterbatasan lahan, Pemkot Makassar juga berencana memperkuat kerja sama dengan daerah penyangga produksi pangan untuk menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan menegaskan bahwa penyusunan RUU Pangan harus mampu menjawab tantangan ke depan, termasuk perubahan iklim, gangguan rantai pasok, dan penyusutan lahan pertanian.

Ia mengapresiasi berbagai masukan dari pemerintah daerah sebagai bagian penting dalam penyusunan kebijakan nasional yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

“Kami ingin memastikan regulasi yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan daerah,” ujarnya.

Penulis : Anti

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah05 Juni 2026 21:03
Pemkab Luwu dan PT Masmindo Perkuat Fordes MATAPPA, Luncurkan Program Jaga Desa
LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area memperkuat Forum Desa (Fordes) MATAPPA sekaligus meluncurkan Program Jaga ...
Metro05 Juni 2026 21:00
Wawali Makassar Buka Simposium Nasional IKARGI XIII dan Konferensi Internasional 2026
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, resmi membuka The 13th National Symposium of the Indonesian Association of De...
Nasional05 Juni 2026 20:37
Kemnaker Gandeng Boga Group Perluas Akses Kerja bagi Lansia
JAKARTA,TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan Boga Group membuka peluang kerja bagi masyarakat lanjut usia melalui...
Daerah05 Juni 2026 20:03
Lepas Sambut Ketua PA Sidrap, Bupati Tekankan Pentingnya Sinergi Lintas Lembaga
SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar acara lepas sambut Ketua Pengadilan Agama (PA) Sidrap dalam suasana h...